• Minggu, 27 Nov 2022 06:09 WIB

Nomor HP Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil Diteror SMS Blast

Nomor HP Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil Diteror SMS Blast

Portaltiga.com - Momentum Pilkada Jatim dinodai dengan upaya adu domba yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab. Hal tersebut dialami Sekretaris Tim Pemenangan Paslon Khofifah-Emil, Renville Antonio. Renville menunjukkan ponselnya mendapat serbuan sms (short massages service) dengan nada marah-marah karena kecewa. Pengirimnya dari nomor-nomor yang tidak dikenalnya. Mulai jam 3 sore tadi, saya menerima sms dari nomor-nomor tak dikenal jumlahnya 200 lebih, semua nadanya marah-marah, cerita Renville, saat ditemui di kediaman Khofifah Indar Parawansa, Rabu (27/6/2018). SMS yang masuk ke ponsel milik Renville di nomer 081553xxxx itu sepertinya mengirim ke sejumlah nomor milik masyarakat kata-kata yang nggak bener. Hingga para penerima SMS blast itu membalas ke Renville dengan nada marah. Padahal Renville sama sekali tidak mengirim apapun dari ponselnya. Orang lain menerima SMS seolah-olah saya yang kirim pesan tidak senonoh atau umpatan ke nomor-nomor itu yang membuat penerima marah, kata Renville. Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim ini mengaku nggak tahu apa isi SMS dan apa sebabnya nomer ponselnya disalahgunakan pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab itu. Tapi setelah ia menanyakan ke tim konsultan IT, ternyata memang ada program SMS bernama Red Eye, yang bisa mengirim sms dengan atas nama siapa saja kepada pemilik ponsel dalam radius 50 Km bahkan lebih. Saya minta maaf kepada masyarakat dan siapa saja yang menerima SMS yang mungkin tujuannya mendiskreditkan saya, saya minta maaf, ucapnya. Sementara itu, salah satu nomor ponsel yang mengirim SMS ke ponsel Renville coba diklarifikasi media ini. Pengirim SMS mengaku kecewa karena dari nomor 081553xxxx telah mengirim pesan tidak baik. Isi sms itu Woi Cocotnya Asu! Kakean Cocot! Nek wani ayo Gelut ae Lont*. Saya heran, kenapa kok tiba-tiba dikirim sms tidak sopan, tapi ya sudah kalau itu ternyata bukan SMS beneran, kata Widodo salah satu dari penerima SMS blast dengan menggunakan nomor ponsel milik Renville. (abd/abi)