• Minggu, 04 Des 2022 02:30 WIB

Maksimalkan Potensi Budidaya Tombro Punten untuk Ketahanan Pangan

Maksimalkan Potensi Budidaya Tombro Punten untuk Ketahanan Pangan
Komisi B DPRD Jatim saat meninjau kolam pembudidayaan ikan Tombro Punten. (Foto: Abi Zidane)

Portaltiga.com - Salah satu jenis ikan lokal yang memiliki potensi tinggi adalah Tombro Punten. Ikan ini merupakan hasil budidaya Instalasi Perikanan Budidaya Punten Batu, Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim.

"Ikan Tombro Punten ini bisa jadi andalan perikanan di daerah yang memiliki perairan kuat. Ini sangat bagus dibudidayakan untuk ketahanan pangan," kata Agus Dono Wibawanto, anggota Komisi B DPRD Jatim di sela kunjungan kerja Instalasi Perikanan Budidaya Punten Batu, Selasa (4/10/2022).

Diterangkan, harapan kedepan pemerintah provinsi memaksimalkan potensi ini untuk diserahkan ke masyarakat agar budidayanya ini tidak hanya dengan cara beli, tapi juga hibah.

"Kenapa? karena banyak masyarakat di desa yang memiliki aliran air kuat itu belum mengerti ada ikan indukan yang cukup bagus di Jawa Timur," tegas politisi Demokrat ini.

DPDR Jatim, lanjut dia, akan memberi telaah kepada Dinas Kelautan dan Perikanan untuk memaksimalkan potensi anggarannya. Sebab potensi besar ini tidak akan maksimal kalau tidak disertai anggaran yang mencukupi. Padahal Jawa Timur memiliki potensi perikanan yang bagus, baik ikan tawar maupun laut.

"Selain itu, kita memilik tempat khusus untuk pembudidayaan ikan tawar jadi potensi harus dimanfaatkan. Jangan sampai punya potensi, ada anggaran, tapi belum ada niat mengembangkan secara maksimal," urai Agus Dono.

Menurut dia, budidaya ikan ini sangat mudah. Seperti di Jawa Barat. setiap rumah, ada aliran air maka dijadikan tempat budidaya, punya kolam. Hasilnya bisa untuk konsumsi pribadi.

"Selain tanaman. ini kekuatan ketahanan pangan yang cukup besar," tegasnya.

Senada, anggota Komisi B lainnya Budiono mengakui budidaya di Instalasi Perikanan Budidaya Punten Batu, sudah sangat bagus.

"Tinggal bagaimana nanti hasilnya juga bisa disalurkan ke masyararakat. Kita akan mendorong agar sosialisasinya ditingkatkan. Kita bisa lakukan pelatihan juga, karena memang kan ada balai diklatnya," kata Budiono.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B, Mahdi, mengakui pihaknya memang ingin memantau langsung kinerja Instalasi Perikanan Budidaya Punten Batu. Kunjungan kerja ini diikuti seluruh anggota Komisi B.

"Diharapkan dengan pembudidayaan ini yang mampu membuat ikan lebih gemuk, akan bisa meningkatkan harga jual ikan. Tak lupa juga gerakan gemar makan ikan. Ini juga penting untuk mencegah stunting yang masih tinggi di Jawa Timur," papar Mahdi. (zaq/abi)