Mengintip Bengkel Syariah Dari Kota Kudus

29/11/2017
33 Views

Portaltiga.com – Kota Kudus bagi sebagian penghobi motor antik menjadi salah satu jujukan untuk mampir dan berburu motor antik. Tak hanya motor, sparepart motor antik pun banyak tersedia di kota ini.

Namun, ada yang berbeda ketika kita mengunjungi Bengkel Syariah. Bengkel ini merupakan milik Jacky (sapaan akrabnya) salah seorang penghobi motor antik yang terkenal nyentrik.

Berawal dari perjalanan masa lalunya yang cukup sulit Jacky mendirikan bengkel motor antik yang berbasis syariah di kota Kudus dengan harapan bisa membantu para penghoby baru yang berhijrah untuk menggeluti hoby motor antik yang anti mainstream.

“Idenya berawal dari masa laluku mas, Di awal 97 an aku pingin banget bergabung dengan MACI (Motor Antique Club Indonesia) Kudus. Saat itu belum bisa gara-gara belum punya motor tua, ya..terpaksa lah saya melepas trail kesayangan saya buat nebus Jawa (Motor Eropa bermesin 2 tak:red). Wajar waktu itu 2 tak harganya murah jadi gak dilirik kalo turing dan agak boros lagi hehehe. Akhire aku punya ide karena harus mengatasi problem dana buat bensin, jadi setiap berangkat touring aku bawa dagangan berupa pin bros yang berbau motor antik, dan Alhamdulillah bisa meningkat jualan onderdil dikit2 utk menunjang touring” kenang Jacky sambil tersenyum selasa malam kemarin (28/11/17).

Melihat potensi pasar dan kebutuhan penghobi Jacky mengembangkan usahanya secara perlahan. Sejak berdiri di tahun 2002, ia mengembangkan bengkel motor antik berkonsep syariah dan berasaskan kekeluargaan.

“Sesuai dengan artinya Syariah adalah arti baku yang sesuai aturan, biarpun untung dikit tapi pasti, lancar dan berpahala lagi”. tambahnya.

ia membuka bengkel restorasi, penjualan spare part dan tak jarang ia menjual unit motor tua. Selain berjualan di bengkelnya tak jarang jack sering membuka lapak di acara-acara automotif.

Yang menarik dari program-program ada di bengkel syariah setiap 2,5 % hasil penjualan atau lelang dari motor yang laku akan di sumbangkan kepada yatim piatu dan fakir miskin. Selain itu di bulan maret lalu, bersama teman-teman pecinta motor antik lainnya Jackie menggagas Touring Religi Ziarah Wali dengan mengendarai motor antik dan mengadakan baksos di tempat yang disinggahi.

Kedepannya melalui bengkel syariahnya Jack ingin melakukan berbagai hal-hal positif dan bermanfaat bagi orang lain melalui hobinya. (doy/tea)

Leave A Comment