Liga 1 Tahun 2020, Homebase Persebaya Tetap di Surabaya

Portaltiga.com – Para suppoerter Persebaya bisa tersenyum. Akhirnya, selama Liga 1 tahun 2020 bergulir, Bonek masih bisa menyaksikan tim kesayangannya main di Surabaya.

Pemkot Surabaya mempersilakan tim berjuluk Bajul Ijo itu menjadikan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai homebase selama Liga 1 tahun 2020 bergulir. Pemkot Persebaya hanya memberikan kelonggaran hingga bulan Juli 2020. Selanjutnya Persebaya bisa menggunakan Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari.

Hal ini karena Pemkot Surabaya tengah merenovasi stadion terbesar di Jatim itu sebagai persiapan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

“Hasil rapat memtuskan bahwa Persebaya bisa main di Stadion GBT sampai akhir Juli 2020. Selama rumput belum diganti, maka Persebaya bisa main di GBT,” kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya, Edi Santoso usai rapat internal, Rabu (22/1/2020).

Hasil rapat tertutup yang digelar di kantor Dispora Surabaya itu, Persebaya hanya bisa menikmati GBT sebagai homebase selama lima bulan. Itu jika jadwal kompetisi Liga 1 dimulai pada bulan Februari 2020.

Edi menyebut, setelah itu, Stadion Gelora 10 Nopember (G10N) bisa diproyeksi sebagai homebase Persebaya. Untuk itu, pihaknya akan kembali menggelar rapat bersama manajemen Persebaya dan Bonek terkait konstruksi keamanan di Stadion G10N tersebut.

“Kami rapatkan minggu kedua bulan Juni. Nanti dibahas teknisnya, karena masih perlu bicara konstruksi dengan ahlinya. Ini kaitannya masalah keamanan,” jelasnya.

Dijelaskan Edi, salah satu renovasi di GBT meliputi pembangunan single seat (tempat duduk). Otomatis pembangunan ini mereduksi kapasitas penonton. “Karena posisinya (single seat) belum sempurna dan sebagainya,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan Sekretaris Persebaya, Ram Surahman. Mantan jurnalis olahraga itu mengatakan bahwa Persebaya tetap bermain di Surabaya. Dua stadion di Surabaya, yakni GBT dan G10N dipastikan menjadi homebase Persebaya selama kompetisi Liga 1 tahun 2020.

“Alhamdulillah sudah disetujui pemkot. Nantinya Persebaya bisa bermain di GBT sampai akhir Juli, setelah itu pindah ke Gelora 10 November,” kata pria kelahiran Benjeng, Gresik itu.

Adapun berkaitan dengan kelayakan Stadion G10N, Cak Ram, sapaannya, mengakui akan kembali menggelar rapat lanjutan dengan pemkot. Pembahasan dilakukan berkaitan dengan safety pada minggu kedua bulan Juni 2020.

Dalam kesempatan tersebut Persebaya memberi masukan ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKR-CKTR). Masukan yang disampaikan adalah standar lampu yang harus disediakan di G10 N, sebesar 1.200 lux.

“Ini kabar gembira bagi kami termasuk Bonek. Hasil ini akan kami sampaikan dalam kongres PSSI di Jakarta bulan depan,” Ram menambahkan. (jnc/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »