Jatim Jadi Pilot Project Pemanfaatan Teknologi Nuklir

27/11/2017
31 Views

Portaltiga.com – Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memilih provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi pilot project pemanfaatan teknologi nuklir. Baik untuk didunia kesehatan, industri maupun pertanian.

Pilot project pemanfaatan teknologi itu ditandai dengan MoU antara Deputi Bidang Perizinan dan Inspeksi (Bapeten), Choirul Huda dan Gubernur Jatim Soekarwo di Hotel Bumi Surabaya, Senin (27/11/2017).

“Kami ingin pemanfaatan tenaga nuklir bisa lebih maksimal dan aman bagi masyarakat. Jatim bisa menjadi pilot project dari program ini,” ujarnya.

Di Jatim terdapat 1.200 pengguna tenaga yang memanfaatkan reaksi dari inti atom ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 451 instansi diantaranya telah menggunakan teknologi nuklir yang tersebar di sejumlah bidang. Mulai dari industri hingga kesehatan.

Dari 451 instansi pengguna teknologi nuklir, 112 adalah perusahaan dan 339 rumah sakit. Untuk perusahaan, pengguna teknologi nuklir ini meliputi, pabrik minyak, pabrik plastik, pabrik rokok, pabrik kertas dan lain-lain.

Di rumah sakit misalnya, tenaga nuklir digunakan untukmembunuh sel-sel kanker, menemukan organ yang terinfeksi kanker dan lain-lain. Di bidang pertanian, digunakan untuk pengembangan varietas baru dan juga pupuk. Di dunia industri, di pabrik minyak misalnya, teknologi nuklir digunakan untuk mencari sumber minyak.

Sedangkan, di pabrik rokok, digunakan untuk mengukur kepadatan tembakau dalam sebatang rokok. “Pilot project ini tidak hanya di bidang kesehatan saja, tapi diseluruh bidang yang memanfaatkan tenaga nuklir,” ujarnya.

Salah satu contoh metode pengawasan untuk pemanfaatan tenaga nuklir di rumah sakit, yaitu dengan memperhatikan label stiker pada alat yang menggunakan radiasi pengion. Diantaranya, rontgen, CT Scan, camera gamma dan lain-lain.

Stiker terdiri dari tiga macam warna. Yakni hijau, kuning dan merah. Jika warna hijau, maka peralatan tersebut aman dan telah memiliki izin serta memenuhi standar keselamatan. Warna kuning, masih ada persyaratan yang kurang dan harus dipenuhi. “Sedangkan warna merah menunjukkan alat itu tidak terjamin keamanannnya,” jelas Huda. (bmw/tea)

Leave A Comment