Gelar Hearing, DPRD Surabaya Inginkan Warga Perak Utara Segera Teraliri Air PDAM

Portaltiga.com – Komisi C DPRD Surabaya menerima keluhan warga Perak Utara yang menginginkan lingkungannya mendapat pasokan air dari PDAM. Selama puluhan tahun pipa PDAM tak pernah tersambung ke 4 RT yang ada di wilayah itu.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron yang memimpin rapat dengar pendapat (hearing) mengatakan, solusi untuk warga 4 RT di Perak Utara telah didapatkan dan akan menunggu PDAM untuk menyiapkan sambungan pipa ke rumah warga.

“Dari hasil rapat tadi telah menghasilkan resume kesiapan PDAM untuk menyambungkan pipa airnya yang melewati lahan Pelindo yang disewakan ke PT Tanto fan PT Dakai,” ucap H. Buchori, Rabu (21/11/2018).

Buchori juga mengungkapkan keprihatinannya kepada warga Perak Utara lantaran keadaan masyarakat disana yang tergolong kurang mampu, dan masih belum mendapatkan fasilitas air bersih.

“Rata-rata masyarakat disana tergolong masyarakat kurang mampu,” terangnya.

Untuk itu, Buchori menyarankan jika nantinya PDAM keberatan masalah pembiayaan penyambungan pipa, DPRD akan meminta bantuan dari dana CSR dari PT Dakai dan PT Tanto.

“Biayanya penyambungan pipanya akan kita upayakan carikan dengan dana CSR,” terang Buchori.

Kalaupun pihak PT Tanto dan PT Dakai tidak bersedia kita tetap akan usahakan biaya penyambungannya. “Ya sekitar Rp 32 juta untuk dua pipa. Kasihan warga disana yang sampai sekarang belum bisa menikmati air PDAM,” tambahnya.

Sementara, perwakilan PDAM yang diwakili Dirut Pelayanan PDAM Surya Sembada menyampaikan,  sedikitnya 3 persen dari warga Surabaya belum teraliri air bersih dari PDAM. Dari 3 persen itu rata-rata terkendala dengan legalitas lokasi yang masih menjadi hak instansi lain.

Seperti untuk masalah pemasangan master meter, PDAM masih menemui kendala di lapangan seperti daerah yang masih menjadi area lintasan krreta milik PT KAI .

“Kendalanya jika melintasi area instansi lain,” pungkasnya. (tea/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »