Headline News

Didukung 20 BPC, Mufti Anam Calon Kuat Ketua Umum Hipmi Jatim

09/11/2017
35 Views

Portaltiga.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur bakal menggelar musyawarah daerah (Musda) pada Desember mendatang untuk memilih ketua umum anyar periode 2017-2020. Salah seorang kandidat yang bakal maju adalah Mufti Aimah Nurul Anam.

Saat mendaftar, Selasa (7/11/2017), Mufti diantar 20 ketua badan pengurus cabang (BPC) dari daerah-daerah di Jatim. Di antaranya BPC HIPMI Sumenep, Gresik, Jember, Jombang, Ponorogo, Banyuwangi, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Malang, Batu, Kabupaten Kediri, dan Kota Kediri.

“Alhamdulillah, masing-masing daerah ini membawa produk UMKM andalan anggota HIPMI. Ini adalah sinyal bahwa Mas Mufti Anam mempunyai visi kuat merangkul daerah, membela pengusaha-pengusaha muda di daerah, terutama mereka yang masih skala UMKM,” ujar Ketua Tim Pemenangan Mufti Anam, Andira Reoputra, Kamis (9/11/2017).

Sementara itu, Mufti Anam mengatakan, HIPMI Jatim ke depan perlu memperkuat peran untuk mengembangkan daerah. Dia memimpikan, HIPMI bisa membantu melahirkan sebanyak mungkin pengusaha muda baru di Jawa Timur. Terutama anak-anak muda di daerah-daerah, di kampung-kampung yang jauh dari ingar-bingar kota, harus didorong berani memulai bisnis.

“Niat saya ingin anggota HIPMI di seluruh cabang harus bergeliat, membangun daerah yang jauh lebih maju dan sejahtera dengan para pengusaha muda sebagai tulang punggungnya,” ujar Mufti yang juga seorang dokter tersebut.

Dia menyebut HIPMI selama ini ikut berperan mendorong percepatan penyelesaian problem-problem perekonomian di Jawa Timur, khususnya terkait masalah kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi.

“Sejak lama HIPMI cukup signifikan bagi perekonomian Jatim. Banyak tokoh Jatim yang lahir dari lingkaran HIPMI. Ada para senior hingga yang sekarang aktif. Semuanya jika ditotal punya tenaga kerja lebih dari 250.000 orang,” kata Mufti.

Mufti mengakui, tantangan untuk membangun daya saing pengusaha muda di daerah tidak ringan. Dia mencontohkan, di daerah belum banyak pengusaha muda yang siap menghadapi era disrupsi ekonomi seperti saat ini.

“Ke depan bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat menaklukkan yang lambat. Perubahan dunia bisnis luar biasa cepat. Tugas HIPMI Jatim adalah memenangkan pengusaha-pengusaha muda di Jatim di era persaingan yang semakin ketat ini,” ujar Mufti.

Oleh karena itu, Mufti telah menyiapkan sejumlah program. Di antaranya Laboratorium Kewirausahaan yang bakal mendidik anak muda Jatim untuk berbisnis. “Salah satu bentuknya nanti ada HIPMI Mart. Kita belajar dari hulu ke hilir, mulai penyiapan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran,” kata dia.

Selain itu, pihaknya menyiapkan aplikasi khusus sebagai tempat anggota HIPMI berjejaring. Semua peluang usaha disajikan di aplikasi tersebut. “Misalnya ada anggota di Madiun perlu pasokan barang A, yang dari Kediri siap menyuplai. Demikian sebaliknya. Ini akan membentuk konsolidasi pengusaha muda yang luar biasa,” pungkas Mufti.
Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Jatim Giri Bayu Kusumah mengatakan, Musda HIPMI Jatim bakal digelar pada Desember mendatang. Salah satu agenda Musda adalah pemilihan ketua umum baru.

“Kita berharap Musda bisa berjalan lancar, menjadi sarana refleksi bagi perjalanan HIPMI Jatim selama ini sekaligus memperkuat langkah bersama ke depan. Para pengusaha muda di Jatim bisa makin kompak melewati seluruh tantangan,” ujar Giri. (abd/abi)

Leave A Comment