Demokrasi Langsung Saat Pengambilan Rapot Di SD Muhammadiyah 18 Surabaya

Portaltiga.com – Momen pengambilan raport semester 1 tahun ajaran 2017-2018 di SD Muhammadiyah 18 Surabaya diwarnai kegiatan yang berbeda dari biasanya.
Selain pengambilan raport, SD Muhammadiyah 18 juga memiliki gawe lain mengadakan acara pemilihan Pengurus Komite Sekolah yang baru. Acara tersebut menjadi lebih menarik karena dikemas dengan seminar parenting dengan mendatangkan pakar pendidikan anak-anak, Bagus Sanyoto, M.Psi, Sabtu, (16/12/2017).
“Setiap satuan pendidikan dari jenjang dasar hingga jenjang menengah di seluruh Indonesia seharusnya memiliki komite sekolah. Namun tidak seluruh sekolah tersebut yang memlikinya. Padahal keberadaan komite dalam satuan pendidikan merupakan salah satu indikator sekolah tersebut baik dan berkualitas,” ujar Bagus Sanyoto.
Di SD Muhammadiyah 18 Surabaya pembentukan pengurus komite yang baru tidak dilaksanakan dengan cara aklamasi tetapi dilakukan dengan cara pemilihan berdasarkan jumlah suara terbanyak. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya demokrasi yang baik di antara para orang tua dan siswa.
“Pemilihan dengan menggunakan suara terbanyak memiliki dampak positif bagi kelangsungan organisasi komite. Dengan melibatkan partisipasi langsung walimurid, secara tidak langsung telah mengajak mereka untuk merasa memiliki komite sekolah dan bertanggungjawab terhadap jalannya organisasi walaupun tidak seluruh wali murid menjadi bagian pengurus komite,” terang Ainul Rofiq, S.Pd, M.Pd.I, selaku kepala sekolah disela-sela kegiatan.
Suksesi ketua komite SD Muhammadiyah 18 kali ini diikuti oleh dua kandidat, Widodo Slamet basuki, S.T, dan Dedy Darmadi, S.Si, Apt. Pemilihan yang berlangsung dengan sistem pemungutan suara terbanyak itu akhirnya menempatkan Dedy Darmadi sebagai ketua. Ia terpilih sebagai ketua komite setelah mendapatkan 215 suara dari 300 suara wali murid yang hadir dalam proses pemungutan suara tersebut.
Ketua komite terpilih dalam sambutannya mengingatkan kembali bahwa komite sekolah adalah organisasi partner sekolah yang berfungsi memberikan pertimbangan yang terkait dengan kebijakan pendidikan dan program sekolah, kriteria fasilitas di sekolah, pelayanan di sekolah serta menindak lanjuti keluhan, saran dan kritik dari orang tua siswa. Oleh karena itu,ia mengharapkan dukungan semua wali murid untuk pro-aktif dalam komite agar dapat bekerja sama dalam membantu pihak sekolah. menurut dia bantuan yang diberikan tidak hanya pendanaan semata, tetapi juga pemikiran-pemikiran kritis.
Menurut ketua panitia pelaksana Pemilihan ketua komite Fajrul Islam, S.H.I, suksesi komite ini merupakan upaya regenarasi kepengurusan dalam rangka mengefektifkan kinerja komite sekolah.
“kandidat-kandidat yang dimunculkan telah melalui proses yang panjang berdasarkan beberapa kriteria diantaranya memiliki akhlak yang baik dan memiliki tanggung jawab, loyalitas serta mampu bekerja sama dengan pihak sekolah,” Ujarnya.
Fajrul pun berharap, dengan adanya pemilihan komite sekolah di SD muhammadiyah 18 Surabaya mampu menjadi teladan bagi sekolah lain untuk berdemokrasi di tingkat sekolah.
“Semoga pemilihan ketua komite SD Muhammadiyah 18 Surabaya kiranya dapat menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain untuk memilih pengurus komite secara demokratis dan tak lupa terima kasih kami ucapkan atas pengabdian pengurus komite terdahulu. Semua pengabdian dari pengurus yang lama merupakan amal jariyah yang tak ternilai, ucapnya,” tandasnya. (Fajrul/tea)

 

About the author

Related

JOIN THE DISCUSSION