Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan

20/09/2017
30 Views

Portaltiga.com – Pertemuan Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Medan, rabu (20/9/2017) membahas mengenai pengentasan kemiskinan di tingkat provinsi yang mengambil tema “Strategi Pengentasan Kemiskinan Dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Daerah”.

Dalam Acara ini, Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo mengatakan, APPSI menjadi lembaga yang mengkoordinasi pikiran seluruh gubernur sebagai second opinion struktur formal pemerintahan, dan menjadi wadah dalam menemukan konsepsi dan pikiran yang selama ini dikembangkan pemerintah.

Hasil rapat (APPSI) di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Sumatera Utara, ini akan dijadikan sebagai masukan bagi pemerintah pusat, dan akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri.

Syahrul mengatakan, salah satu fokus yang dibahas dalam pertemuan kali ini adalah mengenai kemiskinan. Dimana masalah kemiskinan di desa meningkat cukup banyak. Untuk itu, ia mengusulkan agar keberadaan dana desa sebanyak 1 milyar rupiah tiap desa harus dikelola dengan baik, bukan hanya sekedar pembangunan fisik semata. Hal ini dikarenakan inti kemiskinan adalah kekurangan pendapatan.

“Menemukan inti kemiskinan salah satunya dengan membuat mapping, kita harus tahu substansi kemiskinan. Sebagai contoh, dana desa bisa dirumuskan dengan baik menjadi hal-hal produktif di desa, jangan hanya program utama tapi juga pengembangan sektor pertanian,” katanya.

Ditambahkan, pada awal 2018 direncanakan APPSI akan mengadakan rakernas. Sebelum pelaksanaan rakernas tersebut, akan dilaksanakan berbagai pertemuan dan rapat pengurus diantaranya di Sumatera Selatan pada Oktober 2017 dan Jatim pada bulan November 2017. Pertemuan di Jatim sendiri nantinya akan membahas mengenai berbagai masalah seperti ketimpangan anggaran dan keuangan daerah, serta aspek sosial dan normalisasi anggaran. Selain itu akan dibahas pula mengenai kerjasama dengan BUMN dan BUMD.
“Persiapan MoU akan disiapkan, jadi akan didata misal Jatim dan Jabar punya beras, daerah mana yang masih kekurangan yang harus dibantu,” terangnya.

Turut hadir dalam acara ini Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Wagub Riau Wan Thamrin, Wagub Maluku Zeth Sahuburua, dan Wagub NTT Benny A. Litelnoni. (tea)

Leave A Comment