Advan Ingin Buat Orang Punya Alasan Beli Produknya Tahun Depan

Portaltiga.com – Produsen Smartphone Advan telah memproyeksikan rencana untuk meningkatkan penjualan produknya di tahun depan.

Direktur Marketing Advan Tjandra Lianto menyebutkan, Advan akan memikirkan bagaimana bisa rendah hati dan membuat orang punya alasan mengapa orang harus membeli Advan.

“Dengan alasan yang kuat otomatis masyarakat kita, mau produk apapun mereka akan tunggu,” paparnya.

Menurutnya, akan lebih baik jika pihaknya memikirkan bagaimana agar brand Advan bisa lebih familiar di kalangan konsumen Indonesia.

“Karena produk apapun selama brand kami belum familiar sama target market kami, lebih baik kami membuat brand kami lebih masuk ke target market kami. Sehingga ketika menghasilkan produk apapun bisa lebih diterima,” ucap Tjandra.

Tjandra juga mengatakan selama ini Advan terlalu terfokus pada produk.

“Karena kalau kami fokus ke produk seperti selama ini, kami hanya berkonsentrasi pada produknya,” tambahnya.

Maka dari itu, lanjut Tjandra, Untuk bisa membuat brand-nya lebih familiar, Advan akan memberikan user experience yang lebih baik lagi. Tjandra menjanjikan pengalaman yang tidak kalah dengan brand lain dari sisi fitur, hingga menggaet komunitas lokal untuk berkontribusi pada software Advan.

“Selama ini posisi brand lokal itu sering dianggap nomor dua atau sekian. Kami ingin mengesampingkan pendapat itu. Gimana caranya? Kami dekati konsumen, buat experience yang baik. Tidak perlu berbicara biar konsumen yang merasakan sendiri,” tegasnya.

Bicara target market, Advan sendiri lebih gencar mengincar kaum milenial. Menurut Tjandra, kaum milenial adalah target market yang cukup sulit didekati.

“Sekarang coba masuk ke kalangan milenial. Karena kan mereka ini sekarang yang banyak jadi pembuat keputusan. Mereka juga orang-orang yang kritis dan ingin membeli produk dengan banyak pertimbangan. Tidak mudah masuk ke mereka,” kata Tjandra.

Dari sisi produk, Advan di 2018 siap merilis produk dengan segmen harga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Segmen ini yang menurut Tjandra disebut sebagai potongan kue terbesar saat ini.

Sementara untuk tren fitur, pihaknya masih berkutat di kamera dan beberapa fitur kekinian lainnya.

“Mungkin trennya yang masih dipertimbangkan di kamera. Masih jadi hot topic. Yang kedua layar. Layar itu yang lagi tren konon yang full screen. Dan yang ketiga soal keamanan, seperti Face ID,” pungkasnya. (dtc/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »