portaltiga.com
Advetorial

Relakan Barang Kesayangan, Awan Sukses Bisnis Peralatan Outdoor

Portaltiga.com – Keindahan panorama Jawa Timur sering kali menjadi pilihan para muda-mudi dari berbagai daerah. Banyaknya destinasi wisata alam pengunungan, goa, perbukitan menjadi jujukan bagi anda yang ingin menikmati petualangan dialam terbuka.

Sering kali ada beberapa hambatan bagi pemula yang ingin menikmati petualangan diantaranya keterbatasan peralatan yang dimiliki.

Stereotip akan mahalnya beberapa perlengkapan dasar outdoor seperti tenda, sleeping bag, tas, sepatu, dan nesting sering kali menjadi momok para pemula. Inilah peluang yang dilirik Awan, mahasiswa salah satu perguruan tinggi ternama di Surabaya asal Aceh.

Ia membuka usaha jual beli dan rental alat-alat outdoor di daerah Sidoarjo. Memulai usahanya 5 tahun lalu pria yang gemar menelusuri (caving) ini dengan modal seadanya. Awan mulai menyewakan beberapa perlengkapan outdoor pribadinya ke teman-teman dekat.

“Awalnya sih, kepepet mas. Waktu itu saya bingung untuk cari tambahan uang kos. Kebetulan sudah waktu tenggat, tiba-tiba ada kenalan saya anak mapala yang telpon dan dia menanyakan tentang perlengkapan saya, apa disewakan? Waktu mau menjawab saya agak berat, karena sayang. Ya, akhirnya saya minta dia datang dan saya pinjamkan dengan berapa sayarat,” kata pria 31 tahun itu saat menceritakan pengalamannya kepada Portaltiga.com, Selasa (10/10/2017) malam.

Saat dipinjamkan Awan tiba-tiba diberi amplopan yang berisi uang dan nominalnya cukup untuk menambahi kekurangan uang kosnya. Dan ini yang mendasari ia berpikir untuk mulai membuka usaha sewa menyewa alat outdoor sebagai awalan.

Waktu terus berjalan, perlahan-lahan yang awalnya Awan hanya menyewakan 2 tenda, 2 tas, 2 sleeping bag, 1 nesting dan 2 matras mulai ditambah unitnya. “Alhamdulillah pemasukannya lancar waktu awal memulai, dan saya coba-coba mulai menanbah unit untuk disewakan, tentunya dengan uang hasil usaha dan uang jajan yang saya tabung hehehe…” terang Awan tertawa mengingat awal ia memulai usahanya.

Untuk beberapa perlengkapan outdoor awan tidak khawatir untuk harga dan kualitas karena menurutnya beberapa produk barang-barang outdoor lokal Indonesia sudah mumpuni.

Tahun 2013 akhir, Awan mulai mencoba mengembangkan usahanya dari yang awalnya sewa-menyewa akhirnya ke jual beli. Ia banyak belajar dari beberapa seniornya yang terlebih dulu mengawali di bisnis yang sama.

“Aabang-abang senior saya di mapala banyak yang bantu, saya banyak belajar dan sharing sama mereka, beberapa link distributor barang yang biasa jadi langganan mereka diperkenalkan ke saya,” tutur Awan.

Media sosial menjadi media promosi barang dagangan yang awan pilih. Hingga kini ia melayani pemesanan rutin dari beberapa sekolah-sekolah atau kampus yang memiliki organisasi pecinta alam baik yang ada  di Jawa Timur dan bahkan luar pulau Jawa karena harganya bersaing.

Awan mengaku bersyukur atas penghasilannya saat ini bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, Terlebih lagi sekarang dalam 1 tahun ia bisa membeli tiket pesawat pulang pergi untuk mengobati rasa rindu dengan kampung halaman.

“Alhamdulillah saya bisa mandiri sekarang. Untuk mudik di saat lebaran juga ndak bingung, sudah bisa beli tiket sendiri untuk ketemu keluarga di Aceh,” pungkas dia. (doy/abi)