Umum

Polemik GBT, Ketua DPRD Surabaya: Semuanya Saling Legowo

Baca Juga : Penasaran Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya Periode 2024-2029? Ini Daftar Sahnya

Portaltiga.com - Polemik soal Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang mencuatkan wacana penggunaan hak interpelasi oleh Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini, berakhir dengan damai. Para pihak yang sempat miskomunikasi telah bertemu untuk bermusyawarah di ruang Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Jumat (8/11/2019). Para pihak itu adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya Afghani, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Edi Santoso, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya Arif Fathoni, dan Anggota Fraksi Golkar Agung Prasodjo. Musyawarah difasilitasi pimpinan DPRD Surabaya, yaitu ketua DPRD Adi Sutarwijono, Wakil Ketua Laila Mufidah, AH Thony, dan Reni Astuti. Saya bersyukur, polemik yang ramai di media massa, pihak diselesaikan dengan musyawarah. Jalan ini yang dianjurkan oleh Tata Tertib DPRD Surabaya. Model musyawarah seperti ini juga sesuai corak kepribadian bangsa kita yang Pancasilais, ujar Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Polemik soal Stadion GBT bermula saat kunjungan Menpora Zainuddin Amali ke stadion kebanggaan arek-arek Suroboyo itu pada Minggu (3/11/2019). Ketika itu, Zainuddin Amali batal masuk karena stadion terkunci. Kehadiran Zainuddin sendiri untuk mengecek fasilitas di Stadion GBT yang bakal menjadi salah satu venue untuk Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Kejadian itu membuat Fraksi Partai Golkar memunculkan wacana penggunaan hak interpelasi kepada Walikota Risma. Hari ini kita duduk bersama, bicara dari hati ke hati, merajut saling pengertian dan memahami peristiwa tersebut. Semuanya saling legowo. Kesimpulannya, ke depan, kita semua harus saling meningkatkan koordinasi, supaya miskomunikasi dan miskoordinasi tidak terulang lagi, ujar politisi PDI Perjuangan tersebut. Adi mengatakan, musyawarah antarpihak yang sempat miskomunikasi hari ini menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan seluruh jajaran di Surabaya dalam menyambut Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. DPRD bersama Pemkot Surabaya bertekad untuk menggolkan Kota Pahlawan ini sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Kita semua ingin bila Surabaya sukses menjadi tuan rumah event dunia. Masyarakat Surabaya dan para pencinta sepak bola pasti bangga melihat Surabaya semakin menjadi kota berkelas internasional dan bisa membawa harum nama bangsa di pentas dunia, jelas Adi. (tea/tea)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait

Laziznu dan LBM Tegur Pemkot Surabaya Soal Zakat Kampung Madani

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Kota Surabaya menyikapi surat edaran (SE) Sekda dengan nomor 400.9.7 /6616/436.7.11/2024 perihal pembentukan sub Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kampung Madani …

DPRD Surabaya Apresiasi Pelaksanaaan Pasar Murah Pemkot

DPRD Kota Surabaya memberikan apresiasi atas pelaksanaan pasar murah serentak yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Upaya itu dinilai sebagai terobosan untuk menekan inflasi, kelangkaan barang dan solusi atas distribusi komoditi tertentu agar le …