Portaltiga.com - Parade Pegon Watu Ulo, Jember, masuk 15 besar Jatim Jagad Inovasi Award 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur. Raihan ini berkat pengembangan inovasi yang menyatukan budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.
Enys Kartika, penggerak Parade Pegon, bersama Tim Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember telah mempresentasikan inovasi tersebut di Ruang Inovasi Lantai 3 Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur, Surabaya, Kamis, (10/9/2026).
Parade Pegon Watu Ulo berangkat dari tradisi dan budaya lokal masyarakat Jember. Tradisi tersebut kemudian dikembangkan tidak sekadar sebagai pertunjukan budaya, tetapi juga sebagai bagian dari promosi destinasi wisata.
Dalam paparannya, tim Jember menjelaskan sejumlah aspek yang menjadi kekuatan inovasi itu. Di antaranya, warisan budaya lokal, pengembangan destinasi wisata, promosi pariwisata, dampak ekonomi bagi masyarakat, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta penggunaan data dalam pengembangan inovasi.
Kepala Disporabudpar Kabupaten Jember Regar Jeane D.N. mengatakan, capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan potensi budaya daerah.
Baca Juga : DPRD Surabaya Apresiasi Lonjakan Pariwisata Saat Libur Nataru
“Parade Pegon bukan hanya tentang menjaga sebuah tradisi, tetapi bagaimana budaya dapat terus hidup, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Regar.
Menurut dia, budaya lokal dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi masyarakat. Karena itu, keberlanjutan Parade Pegon membutuhkan kolaborasi pemerintah, masyarakat, pelaku budaya, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Baca Juga : Refleksi Momentum Liburan Akhir Tahun Terhambat Infrastruktur dan Pengelolaan yang Stagnan
“Kami ingin menjadikan kekayaan budaya Jember sebagai kekuatan untuk menggerakkan pariwisata dan ekonomi lokal,” ujarnya.
Jatim Jagad Inovasi Award 2026 digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BRIDA untuk mendorong pengembangan budaya inovasi sebagai bagian dari pembangunan daerah. Masuknya Parade Pegon Watu Ulo dalam 15 besar menjadi peluang bagi Jember untuk menunjukkan bahwa tradisi lokal dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai pariwisata dan ekonomi.
Bagi Jember, Pegon Watu Ulo tidak berhenti sebagai parade. Tradisi itu sedang didorong menjadi bagian dari ekosistem budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.
Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.