Gubernur Soekarwo Terima Penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan

Baca Juga : Ketika Asa Petani Rumput Laut di Sumenep Masih Tersekat

Portaltiga.com - Gubernur Jatim Soekarwo menerima penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan dari Lembaga Administrasi Negara RI (LAN). Penghargaan diserahkan oleh Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si saat peringatan HUT LAN RI ke-61 di Kantor LAN, Jalan Veteran no.10 Jakarta Pusat, Senin (6/8/2018). Penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan, yang merupakan jabatan tertinggi dalam jabatan fungsional widyaiswara, diberikan kepada Pakde Karwo, sapaan lekatnya, atas kontribusi dan dedikasinya yang tinggi terhadap pengembangan kompetensi ASN, khususnya pengembangan diklat di Provinsi Jatim. Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Pakde Karwo mengingat betul nilai-nilai yang diajarkan para pengajar saat dirinya mengikuti Diklat PIM I di LAN. Yakni tentang tugas pokok LAN dalam memberikan inovasi terhadap administrasi negara, mendorong lulusan untuk melakukan kajian-kajian kebijakan dan melaksanakan diklat baik teknik maupun fungsional. Serta, memasukkan teknologi informasi atau IT dalam proses pendidikan dan pelatihan. Pemanfaatan IT, lanjutnya, diharapkan mampu mencegah pungli dalam masyarakat karena orang tidak ketemu orang. Semua pelajaran tadi kami jalankan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Terimakasih LAN karena telah bekerjasama dengan pemda dalam mendidik dan melatih ASN dengan nilai integritas, professional, inovatif dan peduli, kata Pakde Karwo yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin. Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga mengusulkan kepada LAN untuk membuat diklat bagi ASN sesuai dengan perkembangan yang ada. Apalagi menurutnya, perkembangan faktor eksternal sangat luar biasa, salah satunya soal globalisasi. Kita harus mengikuti kemampuan ASN dalam membaca globalisasi. Seperti contoh pemerintah saat ini kesulitan defisit neraca berjalan, impor lebih besar dari ekspor. Apa tidak ada substitusi barang yang dibangun antar daerah. Masalah-masalah seperti ini bisa dipelajari, katanya. Selain itu, Pakde Karwo juga mengusulkan adanya diklat seperti entrepreneurship. Apalagi sejarahnya, ASN menjadi bagian dalam pembangunan kehidupan bangsa. Sementara itu, Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si mengatakan, peringatan HUT ke-61 ini merupakan usia yang cukup matang sebagai perjalanan institusi pemerintah yang dalam prosesnya penuh dengan dinamika dan tantangan yang semakin luar biasa. Untuk itu, ia mengajak para pegawai LAN untuk meningkatkan komitmen dalam mengabdikan diri untuk kemajuan bangsa dan negara. Menurutnya, salah satu keberhasilan bisa diraih bila LAN terus membangun kerjasama dan jaringan dengan semua mitra baik pemda, kementerian, lembaga, universitas dan widyaiswara. Kalau bisa membangun network dengan baik maka kinerja kita akan berhasil, karena kita bekerja bersama-sama. Ini kekuatan kita, katanya. Untuk itu, dalam momentum ulang tahun ini ia mengajak seluruh komponen untuk berikhtiar mencari terobosan dalam melahirkan pengembangan kompetensi ASN. Ditambah, saat ini terdapat lebih dari 700 lembaga diklat yang tersebar di seluruh instansi pemerintah baik daerah maupun pusat. Ia  berharap seluruh lembaga diklat ini dapat terintegrasi sehingga mampu berperan dalam mengembangkan kompetensi para ASN. Dalam kesempatan ini, ia juga mengapresiasi Pakde Karwo yang memiliki dedikasi dan perhatian luar biasa dalam upaya pengembangan kompetensi ASN dan pengembangan Bandiklat jatim. Terimakasih Pakde Karwo atas progressBandiklat Jatim yang semakin hari semakin baik. Rakyat Jatim beruntung punya pemimpin seperti Pakde Karwo, katanya. Ke depan, ia berharap pemikiran dari tokoh-tokoh seperti Pakde Karwo dapat menular ke yang lain dan menjadi motivasi dalam memperbaiki birokrasi ke depan. Apalagi saat ini kita memasuki era revolusi industri 4.0 sehingga kita dituntut menaikkan daya saing, dan ini bisa dilakukan bila birokrasi dan ASN nya baik, jelasnya. Dalam peringatan HUT LAN kali ini, diserahkan pula LAN Award untuk beberapa kategori. Diantaranya,  lembaga diklat terbaik, widyaiswara terbaik, INAGARA, dan pengelolaan satker terbaik. Selain Pakde Karwo, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin juga meraih penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan. (fey/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru