Tak Kunjung Disetujui DPRD Jatim, Proyek Umbulan Di Pasuruan Jalan Terus

Portaltiga.com: Upaya DPRD Jatim untuk sengaja mengolor persetujuan proyek air bersih di Pasuruan tampaknya akan sia-sia. Hal ini dikarenakan proyek Umbulan di Pasuruan tersebut sudah disetujui oleh Presiden sebagai bagian dari 225 proyek infrastruktur yang harus dilakukan oleh pemerintah. Hal ini diperkuat adanya Perpres No 3 tahun 2016 tentang proyek Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Dimana SPAM Umbulan masuk nomer urut 114 dari 225 proyek strategis nasional.

“Pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten wajib mematuhi perpres ini, karena Umbulan itu sudah menjadi bagian dari percepatan yang dipantau langsung Presiden Jokowi,” ujar anggota Komisi V DPR RI Nizar Zahro, Rabu(18/5).

Politisi asal Gerindra ini mengatakan persetujuan dari DPRD Jatim hanyalah bagian administrasi saja.”persetujuan ini bagian dari administrasi saja, proyek ini tetap akan jalan,” yakinnya. Soal dana APBN Rp 818 miliar yang disediakan dalam bentuk VGF (Viability Gap Fund) untuk mendukung proyek ini, Nizar membenarkannya. Sebab, pemerintah pusat berkepentingan dengan proyek Umbulan ini meskipun sudah ada investor yang akan membangunnya. “Jadi pemerintah pusat ingin proyek ini cepat terlaksana, maka disiapkan dana Rp 800 miliar lebih. Yang kemudian diatur melalui system kerjasama pembiayaan,” tandasnya.

Namun, dana APBN itu, kata Nizar, tidak akan hilang walaupun persetujuan dari DPRD Jatim tidak kunjung keluar. “Dana itu tetap ada, nggak kembali ke kas. Tapi tetap harus mengikuti prosedur hukum kerjasama pemerintah swasta supaya dana itu bisa digunakan,” jelasnya. Untuk diketahui, proyek Umbulan menghabiskan dana Rp2,05 triliun sesuai hasil lelang yang memenangkan PT Meta Adiya Tirta Umbulan (gabungan dari PT Medco Gas dan PT Bangun Karya). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyiapkan dana dukungan Rp 818 miliar untuk membantu seluruh kebutuhan dana investasi. SPAM Umbulan sendiri membutuhkan pipanisasi sepanjang 93,7 kilometer dari Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya hingga Gresik.

Gubernur Soekarwo juga memastikan harga air umbulan ini sangat murah dibanding PDAM. Yakni hanya Rp 2400 per meter kubik. Namun, proses pengerjaan proyek ini menunggu persetujuan DPRD Jatim dengan batas akhir 25 Mei 2016.(Yudhie)

JOIN THE DISCUSSION