Tagar Pakde Karwo TrendingTopic di Twitter, Ini Kata Pengamat

Portaltiga.com – Tanda pagar (Tagar) Pakde Karwo sedang menjadi trending topic di dunia maya. Nama panggilan Gubernur Jawa Timur Soekarwo itu mendominasi cuitan di Twitter.

Hal ini terekam sejak Rabu (1/8/2018) hingga Kamis malam (2/8/2018), nama Pakde Karwo itu menjadi trending topic nomer satu di jagat Twitter.

Di hari pertama, para netizen memberi ucapan dengan tanda pagar (tagar) #TerimakasihPakdeKarwo disusul satu hari kemudian muncul tagar #JokowiKarwo. Dua tagar itu bahkan menduduki peringat satu dengan jumlah tweet terbanyak dari seluruh user twitter.

Cuitan mereka pun beragam. Seperti cuitan dari@DenissaAudya juga mengapresiasi usaha Pakde Karwo dengan tiga gubernur yang lain yaitu Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono yang menggagas rekonsiliasi budaya Jawa dengan Sunda.

“Tiga gubernur menggagas rekonsiliasi budaya. Hal ini guna menghilangkan sekat antara Jawa dan Sunda yang telah berseteru sejak 661 tahun lalu pasca tragedi Pasundan Babat. #TerimakasihPakdeKarwo”
@andhikaswarna juga memuji Pakde Karwo karena berhasil segudang penghargaan selama memimpin Jawa Timur selama dua periode.

“Ternyata Pakde Karwo memiliki segudang perhargaan selama 2 periode memimpin jawa timur.. jawa timur bangga dipimpin sosok gubernur yang rendah hati dan memikirkan rakyatnya. #Terimakasihpakdekarwo”.

Akun @ikajulaiha_2h2 mencuit ‘pengalamannya 10 tahun memimpin jatim dirasa sangat layak dan pantas untuk mendampingi Jokowidodo di pilpres mendatang #JokowiKarwo .

Sementara itu, Mochtar W Oetomo, pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura mengaku cukup surprise ketika mengetahui masyarakat di dunia maya memproklamirkan tagar #JokowiKarwo.

Munculnya viral soal #JokowiKarwo ini relative menarik dan memberi penyegaraan di tengah hingar bingar isu pilpres yang sejauh ini berputar-putar tanpa kejelasan terutama pada sosok cawapresnya. Baik itu di kubu Prabowo maupun di kubu Joko Widodo.

“Dengan munculnya pakde karwo ini menambah wacana publiuk serta bisa dijadikan pertimbangan bagi Jokowi dan partai pengusungnya yang sampai saat ini belum ada kejelasan,” kata Mochtar, Kamis (2/8/2018).

Direktur SSC ini memprediksi, viral JokowiKarwo itu muncul secara spontan dari masyarakat Jawa Timur. Karena bisa dimaklumi memang prestasi pakde karwo 10 tahun ini mampu meningkatan ekonomi rakyat kecil, mampu menjaga kondusifitas di jatim dan sebagainya.

“Wajar bila publik Jatim dan masyarakat Indonesia secara luas mengangap Pakde Karwo ini sangat disayangkan kalua pensiun begitu saja,” tandasnya.

Masyarakat mungkin sedang berharap bila sosok pejabat seperti Pakde Karwo tetap aktif dalam pembangunan bangsa ini, bila perlu menjadi kandidat di Pilpres 2019. Entah jadi Capres ataupun Cawapres.

“Viral semancam ini, tentu akan mempengaruhi diskusi penentuan cawapres Jokowi di elit nasional yang saat ini sedang merindukan figure alternatif tapi yang berpengalaman,” cetusnya.

Layakkah Pakde Karwo jadi Cawapres Jokowi? Mochtar menilai, dari sisi kapasitas integraitas dan kinerja menurut jauh lebih dari kata layak. Apalah sekarang ini juga menjadi ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia.

“Pastinya sangat layak (Pakde Cawapres Jokowi), Kalau elektabilitas dan popularitas itu soal lain, karena selama ini Pakde belum pernah kampanye berkaitan pilpres,” pungkasnya. (abd/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »