Surabaya Pionir Paliatif Di Indonesia, Nina Soekarwo Ibu Teladan Paliatif Jatim

20/02/2016
439 Views

Portaltiga.com:Ketua Masyarakat Paliatif Indonesia (MPI) Pusat Dr Drajat Riyanto Suardi dalam kesempatan itu mengatakan, Paliatif berasal dari kata palung yang artinya melindungi/ memberikan rasa aman, khususnya bagi pasien-pasien menjelang ajalnya dengan cinta kasih.Surabaya merupakan pioneer paliatif Indonesia, kemudian diikuti RS Ciptomangunkusumo – UI. Kegiatan paliatif di Surabaya bisa mencapai lini terdepan dari fasilitas pelayanan, bahkan paliatif dikenal di Puskesmas.

Paliatif di Surabaya bukan hanya dinikmati oleh golongan masyarakat yang mampu tapi bahkan orang yang paling tidak mampu sekalipun. “Semua itu diperlukan insan paliatif yang memang konsisten di bidang ini,” ujarnya saat berada di Surabaya, Sabtu (20/2).

Dikatakan olehnya penderita paliatif dikarenakan sering menjalani chemoteraphy biasanya menjadi lemah, mual, stress, bahkan terkadang depresi. Maka dengan Senam Paliatif yang bisa dilakukan dengan berdiri, duduk ataupun berbaring, diharapkan bisa memperbaiki kualitas hidup, relaksasi tulang/ sendi, sehingga menjadi santai, senang dan gembira.

Sementara itu, MPI menobatkan istri Gubernur Jawa Timur Nina Soekarwo sebagai ibu teladan Paliatif Jawa Timur. Disela-sela penobatan tersebut, wanita yang akrab dipanggil Bude Karwo ini mengatakan penghargaan yang diberikan oleh MPI dapat ‘menyenggol’ teman-teman isteri Bupati/ walikota di 38 Kab/ Kota se Jatim untuk sama-sama bergerak untuk lebih peduli pada paliatif.

Jatim sebagai pelopor, maka pemerintah harus memberikan dukungan penuh. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap pelayanan perawatan paliatif RSUD Dr Soetomo surabaya, yang merupakan salah satu Rumah sakit Pemprov Jatim. Diharapkan pelayanannya dapat terus memberikan manfaat bagi anggota masyarakat yang membutuhkan,”jelasnya.

Pelayanan paliatif, menurutnya sudah lama dinantikan oleh masyarakat untuk membebaskan belenggu penderitaannya dari penyakit kanker, tidak hanya bagi si penderita tapi juga bagi anggota keluarganya.
(Yudhie)

Leave A Comment