Sosialisasi Bahaya Diabetes Melitus, Persadia Gandeng BPJS

21/11/2016
241 Views

 

Portaltiga.com:Tanggal 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk mempertinggi kewaspadaan global terhadap penyakit Diabetes Mellitus (DM), sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat di dunia untuk menggiatkan berbagai aktivitas demi mencegah terjadinya angka kesakitan DM yang cenderung meningkat setiap tahunnya. BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) menyelenggarakan kegiatan dalam rangka

Dalam rangkaian peringatan Hari Diabetes Sedunia, hari Minggu 20 November 2016 bertempat di Gedung Giri Loka UPN Veteran Surabaya, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) menyelenggarakan kegiatan olah raga dan penyuluhan bagi penderita DM. Berbagai aktifitas yang dilakukan pada peringatan tersebut antara lain, senam DM, jalan sehat, pemeriksaan gula darah serta penyuluhan yang disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam dari Persadia. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BPJS Kesehatan terhadap kesehatan pesertanya, khususnya penyandang Diabetes Mellitus, agar senantiasa meningkatkan pola hidup sehat sebagai bagian dari pelayanan promotif dan preventif, kata Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya, Mokhamad Cucu Zakaria.

Sebagaimana disebutkan dalam Permenkes nomor 71/2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan, bahwa manfaat yang diterima oleh peserta JKN-KIS adalah promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, salah satu pelayanan promotif dan preventif yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan adalah program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Prolanis merupakan sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi, dengan melibatkan peserta, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang menyandang penyakit kronis, khususnya Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi (HT), untuk mencapai kualitas hidup yang optimal. Kegiatan Prolanis dilaksanakan dengan 7 pilar yaitu, konsultasi medis, pemantauan status kesehatan (per bulan), pemberian obat sesuai indikasi, penyuluhan/edukasi kesehatan setiap bulan, olah raga setiap minggu, home visit dan reminder
Pria yang akrab disapa Cucu ini menambahkan, bahwa ke depannya tren penyakit di masyarakat adalah penyakit tidak menular, antara lain Diabetes Mellitus dan Hipertensi, dan untuk mencegah angka kejadian penyakit tersebut adalah melalui kegiatan promotif dan preventif, yaitu mengubah gaya hidup serta melakukan skrining secara teratur sehingga risiko terjadinya sakit dapat dapat dicegah dan diketahui lebih dini, sehingga tidak sampai menimbulkan komplikasi berat. “Bagi yang sudah sakit, diharapkan mampu menerapkan pola hidup sesuai dengan panduan dokter, rutin memeriksakan diri ke dokter, meminum obat secara teratur serta berolah raga sehingga risiko komplikasi dapat ditekan, ujar Cucu

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta JKN-KIS khususnya dan masyarakat luas pada umumnya, menjadi lebih menyadari pentingnya menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah terkena penyakit kronis.

Leave A Comment