PLN Jatim Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama UNBK 2017

02/02/2017
167 Views

 

Portaltiga.com-PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur memastikan pasokan listrik berjalan lancar dan aman menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Seperti diketahui pada bulan April 2017 akan dilakukan UNBK untuk tingkat SMA dan Sederajat.

Jawa Timur menargetkan 100 persen SMA/SMK khususnya bisa melaksanakan UNBK, namun pemerintah provinsi sadar, bahwa UNBK tidak bisa 100 persen digelar mengingat infrastruktur yang belum memadai di daerah kepulauan.

Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo, mengatakan, PLN Jatim siap siap untuk mendukung UBNK di Jawa Timur. Asupan listrik diakui Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim sangat cukup.

“Sampai saat ini pihak Dinas Pendidikan masih belum berkoordinasi dengan kami. Nanti mungkin kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut. Yang pasti PLN Jatim siap pasok listrik selama berlangsungnya UNBK tahun 2017.” Ujarnya kepada wartawan di Teras Info PLN Jatim, Kamis (02/01/17)).

Diakui Pinto, di daerah kepulauan terutama di Sumenep sebenarnya sudah dialiri listrik. Namun listrik itu akan menyala hanya pada malam hari sementara pada siang hari akan dimatikan untuk menghemat bahan bakarnya. “Sebenarnya di daerah kepulauan kalau memang ingin digelar UNBK bisa saja dilakukan. Kami siap untuk melakukannya, asalkan dikomunikasikan jauh-jauh hari. Ya minimal satu bulan sebelumnya. Kami akan hidupkan listrik di sana saat UNBK berlangsung. Tidak masalah kok,” katanya.

Tidak hanya di daerah kepulauan. Pinto menegaskan, PLN sendiri akan berupaya untuk menjaga listrik saat UNBK berlangsung. PLN tidak akan melakukan perawatan berkala saat-saat jadwal UNBK berlangsung sehingga listrik akan dipadamkan.

“Namun kami tidak berani janji, karena khawatir akan terjadi gangguan alam yang bisa memadamkan aliran listrik. Namun jika UNBK digelarnya pada April atau Mei, dijamin 95 persen tidak akan ada gangguan alam yang membuat listrik menjadi padam,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Dr.Saiful Rachman  menyatakan, 90 persen sekolah SMA/SMK di Jawa Timur telah siap menggelar UNBK. “Dari total 3.170 lembaga, hanya sekitar 10 persen yang masih belum memastikan kesiapannya. Kami terus mengejar target 100 persen,”ungkapnya. (Trish)

 

Leave A Comment