Museum Talk, Upaya Digital Selamatkan Musik Indonesia

Portaltiga.com – Sebagai rangkaian kegiatan Pameran Museum “Indonesia Bermusik” yang diselenggarakan dari tanggal 20 Maret – 28 April 2019, House of Sampoerna mengadakan Museum Talk dengan judul “Digitalisasi Musik” pada Sabtu(6/5/2019). Dimana ada dua pembicara yang akan mengisi yaitu Hengki Herwanto (Ketua Museum Musik Indonesia) dan Redy Eko Prastyo (Manager Stasiun UB Radio sekaligus musisi).

“Era digitalisasi dan teknologi di setiap sektor tidak dapat dihindari termasuk industri musik. Tren masyarakat saat ini sudah mulai berubah. Mulai dari era piringan hitam, kaset pita, compact disc (CD) atau Digital Video Disc (DVD) hingga layanan musik berbasis streaming dengan sistem unduh,” jelas Hengki Herwanto. Dengan adanya digitalisasi secara otomatis membuat produk fisik menghilang secara pelan namun pasti. Puncak kejayaan rilisan fisik terasa hingga tahun 2010, seiring dengan meroketnya ring back tone (RBT) sepanjang tahun 2008-2010.

Di sisi lain digitalisasi musik juga memberikan dampak positif. Menurut Redy Eko Prastyo, manfaat dari kemajuan teknologi berupa digitalisasi adalah kemudahan bagi pengguna “Hanya dengan satu media dan sentuhan jari, saat ini masyarakat dapat dengan mudah mendengar lagu kesukaannya”.

Adanya terobosan aplikasi musik seperti Spotify, Joox, Youtube, Soundcloud terbukti mampu mengurangi pembajakan. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk bekarya dan membuat album digital ke layanan streaming sesuai dengan keinginan masing-masing tanpa banyak interupsi dari pihak luar. Selain itu dari sisi kemasan dapat menghemat kertas untuk sampul.

Langkah digitalisasi ini dirasa Museum Musik Indonesia cukup efektif dalam menyelamatkan lagu dan musik yang pernah terekam di masa lalu. Dalam proses digitalisasi, musik di dokumentasi dengan rapi mulai judul, penyanyi, pencipta, tahun, label produksi serta data lain yang dirasa penting. Hingga saat ini Museum Musik Indonesia telah mendigitalisasi sekitar 28.000 musik dalam bentuk lagu dari total sekitar 200.000 koleksi.(fey/fey)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION