Lihat Film Dilan 1990, Fatma Saifullah Yusuf Mengaku Baper

Portaltiga.com – Film ‘Dilan 1990’ ternyata banyak membuat orang baper. Tak terkecuali Fatma Saifullah Yusuf. Istri Calon Gubernur (Cagub) Jatim nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini, mengaku baper (terbawa perasaan) saat nonton film yang telah ditonton jutaan orang ini.

“Alhamdulillah saya sudah berkesempatan nonton film ‘Dilan 1990’ yang sangat fenomenal dan membuat penasaran banyak orang untuk segera menontonnya. Film ini sudah dinikmati sebanyak 6 juta lebih penonton dan Insya Allah bisa tembus 7 juta penonton,” kata Fatma, saat dimintai komentarnya mengenai film yang diadaptasi dari sebuah novel karya Pidi Baiq, Kamis (8/3/2018).

Menurutnya, film ‘Dilan 1990’ telah sukses membawanya jadi baper pada masa-masa yang paling indah. Yakni saat dibangku SMP pada 1983 dan SMA pada 1986, dimana masa remaja yang tidak akan bisa terulang kembali. “Seru, begitu manis, begitu indah dan akan tetap menjadi kenangan tak terlupakan,” kenangnya.

Ketika nobar, Fatma menyebut, antusias penonton sangat luar biasa. Mereka banyak yang terbawa emosi saat adegan Dilan dengan Milea. Jika biasanya saat nonton bioskop suasana hening dan senyap, beda saat nonton film ‘Dilan 1990’. Sering diwarnai tawa dan gemuruh penonton saat adegan-adegan yang romantis dan kocak khas anak 1990-an.

“Yang saya heran, penonton banyak yang sudah hafal dialognya. Ternyata, saat saya tanya Dilanisme (sebutan bagi penggemar Dilan, red) ternyata ada yang sudah nonton sebanyak 10 kali. Wow !!!. Tapi memang tidak salah, filmnya memang lucu, keren, dialognya bikin geli ya. Apalagi saat saya nonton dihadiri sang sutradara, Mas Fajar Bustomi dan mbak Soraya Hylmi jadi tambah seru,” ungkapnya.

Film ini, diakui memang layak ditonton oleh para ibu. Karena secara emosional, Ibulah yang lebih dekat dengan anak-anak dan menjadi bagian penting dan hari-hari mereka yang berwarna. Sehingga ibupun layak nonton film ‘Dilan 1990’ untuk lebih memahami anak-anak remaja.

“Saat nonton, kebetulan saya juga nobar bareng para guru. Film ini juga mengajari guru agar juga lebih memahami anak didiknya. Pendekatan lebih pada membangun karakter, dan itu hanya bisa dilakukan para guru bisa dekat dan memahami siswa-siswanya,” katanya.

Fatma berharap film-film Indonesia akan terus berjaya dan menghasilkan karya-karya yang fenomenal. “Selamat untuk kesuksesan film ‘Dilan 1990’. Semoga film Indonesia semakin berjaya dan film yang dibuat oleh putra putri terbaik negeri ini, harus kita dukung agar film Indonesia bisa menjadi raja di negeri sendiri,” tandasnya. (bmw/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »