Lebaran 2018, Tol Fungsional Kertosono-Wilangan, Nganjuk Dioperasionalkan

Portaltiga.com – Kabar gembira bagi masyarakat yang akan mudik lebaran ke Madiun dan sekitarnya. Pemudik bisa memanfaatkan Tol Fungsional Kertosono-Wilangan, Nganjuk. Ruas tol sepanjang 38,7 KM itu akan dibuka satu arah dari Surabaya pada 8 Juni 2018.

“Kami sudah cek dan pastikan bahwa tinggal menyisakan jembatan Kali Konto ini saja. Selebihnya sudah cor penuh dan aman dilalui kendaraan mudik,” kata Gubernur Jatim Soekarwo saat mengecek ruas tol fungsional itu, Rabu (6/6/2018).

Saat meninjau kesiapan ruas tol fungsional itu, Pakde Karwo, sapaan akrabnya didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Gatot Hadi Sulistiyo, Kepala Satker Tol Solo-Kertosono Agung Sutarjo, dan Plh Bupati Jombang dan Nganjuk.

Ruas tol Wilangan Kertosono adalah bagian dari Tol Solo Kertosono. Agung menyebutkan bahwa pengerjaannya saat ini sudah 78 persen. “Kami akan pasang girder jembatan dan cor cepat sehingga pada 8 Juni besok bisa dilalui,” kata Agung.

Pantauan di lapangan, tol sepanjang 38 KM mulai Kertosono sudah dalam kondisi cor penuh. Namun, kondisi jalan berdebu dan sedikit bergelombang. Beberapa petugas sibuk menyelesaikan pengecoran jalan.

Juga terlihat beberapa gundukan tanah masih dijumpai di sisi kanan dan kiri jalan. Lampu penerangan juga belum tersedia. Namun demikian, pihak Satker Tol Solo-Kertosono sudah menyiapkan spot light sebagai petunjuk jalan saat pemanfaatan sebagai tol fungsional.

Pakde Karwo menyampaikan apresiasi atas penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan tol fungsional Kertosono-Wilangan sepanjang 38 Km, termasuk penyelesaian Jembatan Besuk yang berada di atas Sungai Avur Besuk.

Jembatan tersebut ada di antara Desa Bandar Kedungmulyo dengan Gondang Manis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, yang dijadwalkan selesai Jumat (8/6) dan beroperasi pada Sabtu (9/6) mendatang.

Dengan beroperasinya tol fungsional ini sangat membantu para pemudik untuk menghindari kemacetan di jalur utama saat arus mudik dan balik tahun 2018.

“Ini sebagai solusi mengatasi kepadatan mobilitas transportasi di jalan utama dari Surabaya ke luar kota,” ujarnya.

Jalur tol fungsional Kertosono-Wilangan yang digunakan satu arah dari Surabaya hingga H+2. Jalan tol fungsional ini, dioperasikan pada pukul 07.00-17.00 WIB. Apabila terjadi kemacetan, jembatan bailey yang berada di samping Jembatan Besuk juga akan dipergunakan.

Setelah masa arus mudik dan balik selesai, jalan tol ini bisa selesai dikerjakan atau tidak lagi menjadi fungsional sekitar Desember 2018. Untuk progres dari total Jalan tol Kertosono-Wilangan telah mencapai sekitar 73 persen. (bmw/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION