Ini Manfaat Pernafasan Perut dan Caranya

Portaltiga.com – Bernapas adalah sebuah aktivitas penting bagi tubuh dan dilakukan tanpa kita sadari, bahkan tanpa diajari.

Kebanyakan dari kita sejak kecil terbiasa bernapas menggunakan pernapasan dada setiap hari.

Tapi tahukah kamu jika ada bentuk pernapasan yang lebih sehat dan sudah kita lakukan bahkan saat baru lahir? Teknik pernapasan ini disebut pernapasan perut atau pernapasan diafragma.

Pernapasan perut sebenarnya sudah kita lakukan saat baru lahir. Ketika bayi menangis keras saat ia baru keluar dari rahim, ia menangis menggunakan pernapasan perut. Namun seiring bertambahnya usia, pernapasan perut mulai tergantikan dengan pernapasan dada.

Jadi apa itu pernapasan perut?

Pernapasan perut adalah sebuah teknik pernapasan yang menggunakan diafragma (otot yang memisahkan jantung serta paru-paru dengan organ perut). Oleh karena itu teknik ini juga dikenal sebagai pernapasan diafragma.

Manfaat pernapasan perut

Pernapasan menggunakan otot perut memiliki banyak keuntungan dan manfaat. Salah satunya adalah kita dapat mengirup dan menghela napas yang lebih panjang.

Oleh karena itu teknik ini sering digunakan oleh para penyanyi dan juga pembicara publik.

Pernapasan difragma juga memungkinkan para penyanyi dan para pembicara menghasilkan suara yang lantang tanpa harus menyakiti tenggorokan.

Disamping itu, ada juga manfaat pernapasan ini untuk kesehatan. Berikut manfaatnya.

– Membantu merasa rileks, menurunkan efek berbahaya dari hormon stres
– Membantu dalam menghadapi stres akibat kejadian yang traumatis
– Memperlambat detak jantung
– Menurunkan tekanan darah
– Meningkatkan stabilitas otot inti di perut dan punggung
– Meningkatkan kemampuan tubuh untuk melakukan olahraga berat
– Menurunkan risiko keletihan otot dan cedera otot
– Memperlambat pernapasan, sehingga tidak menghabiskan banyak energi

Cara melatih pernapasan perut

Karena memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan, rasanya sayang untuk melewatkan teknik bernapas satu ini.

Apalagi jika kamu mengalami stres, pernapasan ini dapat membantu lebih rileks. Berikut cara melatih pernapasan perut:

Berbaring telentang di atas permukaan yang datar dengan posisi lutut yang ditekuk. Kamu bisa menggunakan bantal di bawah kepala dan lutut untuk menopang agar posisi lebih nyaman.

Rilekskan bahu. Letakkan satu tangan di dada bagian atas dan tangan sebelahnya lekatakan di perut, tepat di bawah tulang rusuk.

Tarik napas pelahan-lahan melalui hidung, biarkan udara masuk ke dalam. Tangan di dada harus tetap diam, sedangkan tangan yang di perut harus naik.

Kencangkan otot perut dan biarkan jatuh ke dalam saat mengeluarkan napas melalui bibir.Turunkan tangan di perut ke posisi semula.

Teruslah bernapas seperti ini sepanjang durasi latihan pernapasan.

Sebaiknya lakukan latihan ini selama 10 hingga 20 kali setiap hari. Lakukan latihan ini di tempat yang tenang, jangan khawatir jika kamu tidak melakukannya dengan benar karena hal tersebut bisa membuat stres.

Cukup jernihkan pikiran dari hal-hal yang membuat stres. Tetap fokus pada suara dan ritme pernapasan dan cobalah melakukannya pada waktu yang sama setiap hari untuk menjadikannya sebuah rutinitas.

Jika sudah terbiasa, kamu bisa melakukan pernapasan perut sambil duduk di kursi. Cara ini akan meningkatkan tantangan dalam latihan pernapasan diafragma.

Setelah mahir melakukan pernapasan perut dalam posisi berbaring dan duduk, kamu bisa mempraktikkannya sambil melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti saat berjalan kaki, naik tangga, berolahraga hingga membawa beban.

Semakin sering melatihnya, tanpa sadar kamu akan bernapas dengan cara ini setiap saat. (kompas/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »