Dua Calon Direksi Bank Jatim Tak Lolos Seleksi OJK

Portaltiga.com – Dua calon direksi PT BPD Bank Jatim Tbk tidak lolos fit and proper test yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mereka adalah Hadi Santoso yang saat ini menjabat direktur utama dan Elfaurid Aguswantoro, direktur konsumer, ritel, dan usaha syariah.

“Dari direksi yang diusulkan oleh pemegang saham Bank Jatim, dua dinyatakan tidak lolos, salah satunya dirut,” kata Kepala OJK regional IV Jatim, Heru Cahyono usai melantik tiga direksi baru dan dua komisaris Bank Jatim, di Gedung Grahadi, Senin (28/10/2019).

Menurut Heru, OJK mempunyai pertimbangan untuk tidak meloloskan dua orang direksi dalam fit and proper test, antara lain aspek integritas dan aspek kompetensi. Kedua hal tersebut menjadi tolok ukur kepatutan menjadi komisaris dan direksi.

“Otomatis posisi dirut dan salah satu direksi kosong. Nantinya akan diisi oleh Pj untuk posisi dirut sampai ada usulan lagi dari pemegang saham,” ungkapnya.

Direksi dan komisaris Bank Jatim diharapkan bisa menjaga amanah untuk meningkatkan kinerja

OJK menyerahkan sepenuhnya kepada gubernur sebagai pemegang saham terbesar di Bank Jatim untuk segera mengisi jabatan dirut dan satu direksi.

Setelah pelantikan, Pemprov Jatim bisa melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) terlebih dulu baru mengajukan calon lain. “Atau Pemprov mengajukan dulu calon untuk fit and proper test hingga ditetapkan, baru melakukan RUPS,” kata Heru.

Heru berharap direksi dan komisaris yang baru dilantik dapat menjaga amanah untuk meningkatkan kinerja Bank Jatim. Direksi dan komisaris yang baru harus bisa membawa Bank Jatim lebih kompetitif dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian. “Mestinya yang merajai di Jatim ya Bank Jatim, karena itu direksi harus bisa membawa Bank Jatim menjadi raja di daerahnya sendiri,” jelasnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan direksi dan komisaris yang dipilih telah melalui proses asssessment dari tim independen yang sudah disepakati. Ini adalah hasil terbaik atas apa yang sudah dilakukan bersama.

“Tentu, kita semua memiliki harapan besar dari semua prestasi yang sudah dicapai oleh PT BPD Jatim Tbk pada semester satu tahun ini. dalam catatan yang cukup baik dibanding dengan periode yang sama pada tahun lalu,” katanya.

Menurut Khofifah, industri perbankan memiliki peranan yang sangat penting dalam menggerakkan, mengintroduksi dan mengintervensi perekonomian Jatim. “Sangat penting bagi Bank Jatim untuk bisa terus menstimulus pelaku-pelaku UKM, IKM dan koperasi di Jatim,” ucapnya.

Bank Jatim diharapkan tidak hanya menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan. Tetapi juga memberikan multi player effect, seperti penyerapan tenaga kerja melalui penyaluran untuk UKM dan IKM yang ada di Jatim.

Untuk diketahui, direksi dan Komisaris Bank Jatim yang dilantik yakni Komisaris Utama Heru Tjahjono yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Komisaris Independen Prof Moh. Mas’ud, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Erdianto Sigit Cahyono. Direktur TI dan Operasi, Tonny Prasetyo, serta Direktur Komersial dan Korporasi Busrul Iman. (tgr/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »