DPRD Jatim Gelar Sidak Korban Puting Beliung

DPRD Jatim  Gelar Sidak  Korban Puting Beliung

Portaltiga.com:Dua legislator dari Komisi E DPRD Jatim, Jumat (17/2) melakukan kunjungan kerja untuk melihat kondisi korban angin puting beliung di desa Terung Kulon, Krian Sidoarjo. Dua legislator tersebut yaitu Ketua Komisi E DPRD Jatim Agung Mulyono bersama dengan anggota Komisi E DPRD Jatim dr. Benyamin Kristianto.

Dalam kunjungan kerja tersebut, dua legislator yang sama –sama berprofesi dokter tersebut melihat langsung kondisi korban angin puting beliung di daerah tersebut. Selain meninjau di posko kesehatan dan dapur umum di kelurahan Terung Kulon, Agung Mulyono dan Benyamin Kristianto melihat langsung beberapa rumah yang hancur akibat puting beliung tersebut.

”Kedatangan kami kesini untuk melihat langsung kondisi korban puting beliung di Terung Kulon tersebut. Sangat memprihatinkan sekali karena rusak parah,”ungkap legislator dari Partai Demokrat ini.

Pria asal Banyuwangi ini berharap semua pihak dalam hal ini pemerintah turut serta membantu warga yang menjadi korban. ”Saya sudah sampaikan kepada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jatim untuk secepatnya menangani korban dan infrastruktur masing-masing rumah yang rusak,”jelasnya.

Agung Mulyono mengatakan pihaknya memberikan kesempatan selama tiga minggu lebih kepada pihak-pihak terkait agar melakukan rehabilitasi rumah-rumah warga yang hancur akibat puting beliung tersebut.”Saya minta BPBD Jatim berkoordinasi dengan Dinas PU Cipta Karya Jatim untuk segera membangun rumah warga yang rusak tersebut. Jangan sampai warga tinggal lama di tempat pengungsian atau menumpang di rumah saudaranya. Pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakat yang kesusahan,”jelasnya.

Senada dengan Agung Mulyono, anggota Komisi E DPRD Jatim, Benyamin Kristianto secara terang-terangan meminta agar kesehatan warga yang terkena angin puting beliung juga diperhatikan.”Jangan sampai pemenuhan kesehatan terhambat atau tidak ada sama sekali. Posko kesehatan harus siaga untuk melakukan pemenuhan pemeriksaan kesehatan untuk korban angin puting beliung ini,”jelas politisi asal Partai Gerindra ini.

Pria yang akrab dengan wartawan ini menambahkan tak hanya  masalah kesehatan, untuk pemenuhan air bersih dan kebutuhan sehari-hari harus juga dipenuhi oleh pemerintah.”Kalau ada batasan jam kerja untuk tenaga kesehatan, saya minta untuk ditambah jam kerjanya. Masak ketika saya datangi posko kesehatan dan ada korban yang membutuhkan tenaga kesehatan  ternyata tenaga kesehatannya sudah pulang. Saya harap jam kerja tenaga kesehatan ditambah sampai semua korban angin puting beliung ini terselesaikan,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Cipta Karya Jatim Cipto Wiyono memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak BPBD Jatim untuk mengambil langkah apa yang harus dilakukan untuk penanganan korban angin puting beliung tersebut.”Kami akan koordinasikan terlebih dahulu mengingat untuk penanganan bencana selaku leading sektor adalah pihak BPBD Jatim,”tandas mantan Sekda Pemkab Trenggalek ini. (Yudhie)

 

JOIN THE DISCUSSION