Demi Biaya Operasi, Tukang Service HP Ini Lelang Motor Unik 20 Juta

Portaltiga.com – Berbagi berkah berkat modifikasi, ini yang dialami Agus Vicdianto punggawa Alphaseira Custom. Agus mengingat dengan benar di memorinya kala itu ia ingin membantu seorang teman yang istri butuh biaya operasi. Demi membantu sang teman, Agus berusaha melelang Kyai Semar, motor dari pabrikan Honda berbasis rangka monokok dari C-70 dan dimodifikasi buritan bongsor mirip Semar.

“Kyai Semar ini sering menang di arena kontes, kubuka 20 juta di halaman facebook,” jelas modifikator lulusan Unitomo Surabaya ini. Semua hasil lelang akan disumbangkan semua untuk operasi istri teman, waktu itu Agus sertakan kontaknya di FB. Tak disangka besok harinya, Agus ditelpon seseorang tak dikenal menanyakan kyai Semar.

Waktu itu orang tak kenal ini hanya menanyakan mau dijual berapa dan buat apa? dan Agus menerangkan semua. Sang orang tak dikenal itu menyanggupi untuk mentransfer biaya operasi itu dan Agus memberikan rekeningnya.

Saat itu nggak mikir apapun tapi besoknya ternyata ditransfer lebih 20 juta, 60 juta, kagetnya Agus saat cek saldo. Agus berusaha menghubungi orang tak dikenal itu tak pernah bisa karena ia mau menyerahkan motor serta surat-suratnya. Ketika bisa dihubungi ternyata orang tersebut tidak mengambil Kyai Semar dan diserahkan kembali ke Agus untuk dirawat.

Dijaman sekarang jadi berkah tersendiri, orang tak kenal ngasih 60 juta cuma-cuma. Setelah mendapatkan uang itu langsung diserahkan ke teman agar istrinya bisa segera dioperasi.

“Agar uang tidak salahgunakan aku telpon langsung orang itu dihadapan teman yang istrinya mau operasi,” ungkap Agus yang berawal dari tukang service handphone otodidak nyambi utak-atik motor modifikasi.

Dari situlah bahwa modifikasi sekedar show up saja dan tak ada faedahnya sekedar hobi tapi memberikan manfaat. Itulah yang dipegang teguh oleh Agus dalam membangun Alphaseira yang awalnya dari sebuah counter servis HP.

Bisnis yang dibangunnya juga harus memberi manfaat, setelah lulus dari jurusan ekonomi di Unitomo bukannya berkarier kerja kantoran tapi malah berwirausaha sendiri dan melirik service handphone. Notabene waktu itu pelaku bisnis di bidang itu masih jarang dan butuh belajar kembali, Karena ketertarikan akan dunia handphone dan pernak-perniknya maka Agus mulai belajar otodidak mulai dari searching dunia maya dan konsep trial n error dilakukan.

Setelah menemukan intinya, Agus tidak sekedar menyimpannya tapi menyebarluaskan. Ini yang jadi cikal bakal menuju Alphaseira Custom, Agus membangun bisnis service handphone menuju next level agar banyak waktu untuk kerjakan hobi baru modifikasi.

“Jadi dulu pernah darimana dana gede untuk membangun motor modifikasi, masak dari hasil service handphone saaja bisa?,” seru Agus membeberkan rahasianya.Bisnis counter handphone itu dikembangkan hingga beranak-pinak, tidak hanya 1 tapi puluhan counter dengan sistem bagi hasil bagi. Intinya menginduk ke Agus jadi tidak hanya service HP tapi juga pelatihan serta spare part.(fey/fey)

JOIN THE DISCUSSION