12 Warga Jatim Jadi Jamaah Haji Ilegal Di Filipina, Gus Ipul Desak kemenag Cepat Urus Kepulangannya

 

Portaltiga.com:Terkatung-katungnya nasib 177 Jamaah Calon Haji Ilegal di Pilipina, membuat Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin. Dia mendesak agar Kementerian Agama (Kemenag) segera memulangkan seluruh jamaah calon haji ilegal dari berbagai daerah itu.

“Mereka ini jadi korban. Maka, Kementerian Agama harus mengupayakan untuk memulangkan ke tanah air,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (24/8).

Permintan Gus Ipul tersebut sangat wajar. Sebab, berdasar data yang diterima Portaltiga.com, 177 jamaah calon haji ilegal itu, 12 orang diantaranya berasal dari Jatim. 2 orang dari Sidoarjo. Masing-masing, Atmaji Sutrisno Sulaiman (Sidoarjo), Sukanti Supandi Atmaji (Sidoarjo).

Sedangkan 10 jamaah calon haji ilegal itu, berasal dari Pasuruan. Yaitu, Hj Nurul Mahmudah (Klampok Sumbergedang), Umiati Katiran Ali (Klatakan Dayurejo, Prigen), Joni Faruk Matari (Bulukandang, Prigen), Maslikhah Mustakim Rakhmad (Bulukandang, Prigen).

Kemudian, Satruki Sakiman Sulaiman (Bunut Rembang), Urifah Wakidin Rasito (Bunut Rembang), Sumiati Juari Samawi (Terongdowo Sukoreno, Prigen), Yono Notosumo (Wonosunyo Gempol), Kasudatin Delan Karjani (Wonosunyo Gempol) dan Nuriyah Wiji Seno (Tejowangi, Purwosari).

Sebanyak 177 calon jamaah yang kini ditahan di Pilipina itu, merupakan korban penipuan dari biro perjalanan haji maupun kelompok bimbingan haji. “Dengan membayar hingga Rp130 juta, seharusnya mereka ini tidak perlu berangkat ilegal melainkan bisa menggunakan kuota haji khusus resmi yang disediakan pemerintah,” ujar Gus Ipul.

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, aparat keamanan juga harus segera memanggil biro perjalanan maupun kelompok bimbingan haji yang memberangkatkan mereka.

Imigrasi di Indonesia seharusnya juga lebih ketat lagi dalam mendata WNI yang hendak ke luar negeri. Jika mereka rombongan dan mencurigakan harusnya juga sudah bisa diketahui sejak masih berada di Indonesia. (Bmw)

About the author

Related

JOIN THE DISCUSSION