Umum

2.500 Personel Polrestabes Surabaya Siap Amankan Tahun Baru 2019

Baca Juga : Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 saat Natal dan Tahun Baru

Portaltiga.com - Polrestabes Surabaya mengerahkan sekitar 2.500 personelnya untuk melakukan pengamanan pada perayaan malam tahun baru. Pengamanan ini difokuskan di beberapa tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian, termasuk tempat hiburan. Ribuan personel ini nantinya akan dibantu dari TNI, dan Pemkot Surabaya. Mereka akan disebar di titik-titik tertentu yang dianggap rawan. Pengamanan ini juga termasuk dari rangkaian Operasi Lilin Semeru 2018 yang sedang berlangsung sampai dengan 1 Januari mendatang. "Kapolda memerintahkan kami untuk menyiapkan diri dalam menghadapi Tahun Baru 2019. Berdasarkan catatan dari analisis dan evaluasi tahun kemarin, ada beberapa titik nantinya yang akan ditingkatkan pengamanannya. Kami mengerahkan sekitar 2.500 personel, nanti dibantu sama TNI dan Pemkot Surabaya," kata Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya, Sabtu (29/12/2018). Selain memastikan kesiapan personel, Rudi mengaku telah menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pengamanan tersebut. Seperti rute blok, kendaraan patroli, ambulan, dan lain-lain. Serta perlengkapan lainnya untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas. "Ada rute blok yang digunakan untuk mencegah kendaraan lewat seperti yang kebut-kebutan. Kemudian ambulans, kendaraan terbaru patroli ini sudah didesain bisa membawa tahanan atau orang yang mengganggu kamtibmas. Lalu perlengkapan lainnya juga ada," tambahnya. Adapun target utama dari operasi ini, kata dia, peredaran miras oplosan yang dinilai makin marak menjelang pergantian tahun. Menurut Rudi, miras oplosan menjadi salah satu faktor terjadinya gangguan kamtibmas. Untuk itu, pihaknya telah mengerahkan anggotanya giat melakukan razia di beberapa tempat. Selain miras, fokus lainnya dalam pengamanan ini adalah penggunaan petasan. Dia mengimbau, agar masyarakat tidak menjual dan membeli petasan. Baginya, petasan lebih banyak mengundang resiko buruk daripada manfaatnya. "Narkoba juga jadi fokus dan kami juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan balap liar karena itu berbahaya sekali. Kepada masyarakat kota Surabaya, pergantian tahun ini bukan akhir dari kehidupan ini. Harusnya, kita menyongsong semangat baru untuk ke depannya. Jangan melakukan perbuatan maksiat," kata dia. (ssn/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait