Umum

Kolatarmatim Adakan Pelatihan KPPK PC 40 M

Portaltiga.com, SURABAYA - Komando Latihan Armada RI Kawasan Timur (Kolatarmatim) menyelenggarakan pelatihan KPPK PC.40/2016 yang secara langsung dibuka oleh Komandan Kolatarmatim Kolonel Laut (P) Oc. Budi Susanto, S.H., M.Si., berlangsung di  Gedung P.Gundul Kolatarmatim, Ujung Surabaya. Selasa, (18/10/2016). Dalam amanatnya Komandan Kolatarmatim menyampaikan, Pelatihan Kesatuan Persiapan Pengambilan Kapal (KPPK) PC 40 M yaitu KRI Tatihu (TTH-853), KRI Ibakora (Ara-854) dan KRI Makerel (MKR-855). Dalam rangka persiapan pengambilan Kapal (KPPK) wilayah timur, rencananya akan dilaksanakan mulai tanggal 18 s.d. 28 Oktober 2016, berupa pelatihan dasar kepelautan, pengenalan spesifikasi teknis kapal dan pelatihan command. Kapal patroli cepat PC 40 M produksi PT. Palindo Marine, Batam yang akan di operasionalkan di bawah jajaran Koarmatim. Kapal ini memiliki kemampuan  kecepatan dan mobilitas atau daya jelajah yang tinggi. Saat ini telah disiapkan personel dari berbagai satuan sebagai calon pengawak yang disesuaikan dengan DSP dan tipe Kapal. Selain itu, Komandan Kolatarmatim juga mengatakan manfaatkan waktu yang ada secara optimal untuk mempersiapkan diri sebagai pengawak Alat Utama Sistim Senjata (Alutsista) baru TNI AL yang dipercayakan Negara dengan baik, dalam rangka mendukung keberhasilan tugas dengan tetap mengutamakan Zero Accident, serta tumbuhkan semangat dan rasa tanggung jawab dalam melaksanakan segala tugas yang dibebankan kepada kita. Serta pelihara solidaritas dan soliditas positif antar sesama  peserta pelatihan KPPK sehingga dapat menghasilkan kinerja yang optimal. Diharapan dalam pelatihan ini ilmu yang diperoleh di Kolatarmatim nantinya bisa bermanfaat bagi diri pribadi, maupun satuan di mana para prajurit bertugas, ungkap Pamen berpangkat Melati tiga dipundak tersebut. Acara ini dihadiri Para Pejabat Utama Koarmatim, Disadal, Perwira Kolatarmatim dan seluruh peserta pelatihan.

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait