• Minggu, 04 Des 2022 03:01 WIB

Waduk Pacal Meluap Lumpuhkan Jalur Bojonegoro - Nganjuk, Ini Respons Nur Azis

Waduk Pacal Meluap Lumpuhkan Jalur Bojonegoro - Nganjuk, Ini Respons Nur Azis
Jembatan sementara untuk pejalan kaki dan roda 2 sudah dibuatkan. (Foto: Nur)

Portaltiga.com  - Jalan darurat jembatan Kedungjati penghubung Bojonegoro - Nganjuk tepatnya di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, ditutup.

Baik dari arah Bojonegoro menuju Nganjuk atau pun sebaliknya tak bisa melintas

Penutupan itu dilakukan akibat air dari waduk pacal meluap karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (24/11/2022) sore. Akibanya jalan darurat itu tergenang dan membahayakan bagi pengguna jalan. Saat ini masih dilakukan proses perbaikan oleh pihak rekanan.

Jalan darurat itu merupakan jalur alternatif yang dibuat karena jembatan kedungjati masih dalam proses perbaikan.

Salah satu pengguna jalan Arifin warga Kecamatan temayang mengatakan, jalan darurat itu tergenang akibat debit air di waduk pacal meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat.

Menurutnya, jalan itu adalah akses terdekat untuk menuju ke Kecamatan Gondang dan Kabupaten Nganjuk.

"Ditutup total mas, baik roda dua maupun roda empat tidak bisa lewat, karena jalannya dijebol untuk mengalirkan air dari waduk pacal masuk kali kedungjati," ujarnya.

Hal ini membuat anggota DPRD Jatim Nur Azis prihatin. Bahkan ia langsung melakukan tindakan konkret dengan mendesak pihak terkait segera bertindak.

"Saya ikut prihatin atas musibah yang terjadi. Sudah saya laporkan pada PU Bina Marga dan PU SDA Provinsi jatim untuk segera mengambil langkah cepat menangani kejadian itu, dan berkoordinasi dengan Pemkab agar cepat teratasi sehingga tidak banyak menimbulkan kerugian pada masyarakat," papar politisi PKB ini.

Nur Azis pun memmohon masyarakat untuk bersabar sementara waktu sambil menunggu tindak lanjut penanganan yang akan dilakukan pihak terkait.

"Alhamdulillah saat ini sudah ada tindak lanjut yang dilakukan BPBD Berserta Dinas PU Bina Marga, PU SDA dan dinas terkait untuk membuat jalur alternatif. Dan membuat jalan sementara roda dua. Serta membuka pintu air," ungkapnya. (abi)