• Jumat, 30 Sep 2022 07:43 WIB

Survei SSC, Milenial di Jatim Lebih Banyak memilih PDI Perjuangan

Survei SSC, Milenial di Jatim Lebih Banyak memilih PDI Perjuangan

Portaltiga.com - Kalangan milenial yang manjadi incaran partai politik dalam Pemilu 2024 mendatang khususnya di Jatim, ternyata lebih menjatuhkan pilihan ke PDI Perjuangan. Ini tampak pada hasil survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC).

Dalam survei yang dilakukan pada tanggal 01-10 Agustus kemarin, menurut peneliti SSC Iksan Rosidi, pemilih milenial di Jatim paling banyak memilih PDI Perjuangan yang mencapai 27 persen. Disusul PKB dengan 17,2 persen dan Partai Gerindra 12,5 persen.

"Baru kemudian diikuti Partai Demokrat dengan 7,5 persen serta Partai Golkar dengan 7 persen. Partai-partai lainnya hanya berada di kisaran 5 persen ke bawah,” ujarnya.

Lebih lanjut Iksan menguraikan partai-partai yang dimaksud meliputi PKS dengan 3,6 persen, Nasdem dengan 3,3 persen, PPP 2,5 persen, Perindo dan PAN keduanya 1,8 persen.

"Sementara PSI 0,3 persen, Hanura, PBB, PKPI ketiganya 0,2 persen, sisanya Partai Berkarya, Garuda, Ummat, Gelora, PKN, dan Prima hanya 0,1 persen," urainya.

Kata Iksan dengam kondisi semacam ini bisa dikatakan PDI Perjuangan berhasil menciptakan ketertarikan yang tinggi bagi kaum melenial sehingga menjatuhkam pilihan ke partai yang diketuai Megawati Sukarno Putri ini.

"Ibaratnya sebuah brand (merek), brand awaraness PDI Perjuangan sudah begitu melekat di pemilih melenial. Dan ini meninggalkan cukup jauh partai partai yang selama ini menasbishkan dirinya senagai partai peduli melenial," ungkapnya.

Meskipun demikian, Iksan menggaris bawahi jika ceruk dari responden pada demografi ini juga masih cukup besar.

“Masih ada 14,3 persen yang memilih tidak menjawab atau tidak tahu. Tentunya, ceruk ini bisa menjadi warning juga bagi PDI Perjuangan dan juga bisa menjadi modal kuat bagi partai manapun yang bisa memanfaatkannya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 01-10 Agustus 2022 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga.