Baca Juga : Kemeriahan Sedekah Bumi Dusun Medangan Gresik
Portaltiga.com - Melihat rumah Mbah Simah (90) dan Mbah Siti (82) di Dusun Karang Ploso Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Senin (4/11/2019), yang mengalami kebutaan sejak remaja, itu membuat prihatin. Rumah yang tidak layak huni itu, dengan papan kayu berlantai plesteran semen itu tempat tidur menjadi satu dengan ruang tamu. Di ruang bagian belakang, dapur yang sebagian berlantai tanah terdapat perabotan dapur yang usang dan tungku (pawon) tradisional untuk memasak terbuat dari semen berbahan bakar kayu. Kondisi seperti itu membuat dua orang dermawan memberikan sumbangan untuk kelangsungan hidup kakak beradik yang hidup bersama di rumah warisan orang tuanya. Saat berkunjung ke desa tempat tinggal nenek rentah itu, Yuliana (26) salah seorang warga Gresik mengaku mengetahui informasi tentang kondisi Mbah Simah dan Mbah Siti dari medsos. Hatinya tergerak untuk membatu kelangsungan hidup dua saudara kandung itu dengan memberikan bantuan beberapa kantong beras, mie instan dan kebutuhan lainnya meskipun nilainya tidak besar. "Saya tahu dari medsos. Setelah melihat situasi rumah dan kondisi Mbah Simah dan Mbah Siti, saya merasa sangat iba. Tapi saya salut dengan begitu kuat dan tabahnya dengan kondisi seperti ini," ujar Yuli. Sosialita yang lulusan salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya itu berharap pihak-pihak terkait di Gresik memberikan perhatian yang lebih tentang keberadaan Mbah Siti dan Mbah Simah. "Semoga pihak-pihak yang terkait, memperhatikan kondisi mereka," singkat Yuli. [caption id="attachment_37191" align="aligncenter" width="768"]
Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.
URL : https://portaltiga.com/baca-9213-dua-nenek-buta-hidup-di-rumah-tak-layak-huni