Portaltiga.com – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengubah hasil pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang belajar terbuka bagi masyarakat. Melalui Pameran Hasil Pemberdayaan Masyarakat yang digelar di Dani Sport Center, Sidayu, Rabu (15/7/2026), masyarakat tidak hanya melihat berbagai inovasi yang dihasilkan dosen dan mahasiswa, tetapi juga mengikuti edukasi tentang kesehatan mental dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untag Surabaya tersebut merupakan penutup rangkaian pemberdayaan masyarakat di 29 desa yang tersebar di Kecamatan Bungah dan Kecamatan Sidayu sejak 6 Juli 2026.
Ketua LPPM Untag Surabaya, Prof. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA., CTA., mengatakan bahwa hasil pengabdian perguruan tinggi harus dapat dipelajari dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, bukan berhenti sebagai laporan kegiatan.
"LPPM Untag Surabaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa perguruan tinggi mampu memberikan inovasi teknologi, pelatihan, dan pemanfaatan potensi lokal untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya saat membuka acara.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat secara langsung bagaimana mahasiswa menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
"Dengan pameran hasil pemberdayaan ini, kami juga menunjukkan bagaimana mahasiswa Untag Surabaya adalah insan yang cerdas, inovatif, kreatif, dan solutif," katanya.
Pada pameran tersebut ditampilkan 145 teknologi tepat guna, lebih dari 70 buku model pelatihan, serta lebih dari 70 produk berbasis potensi lokal yang dihasilkan selama program pemberdayaan di 16 desa di Kecamatan Bungah dan 13 desa di Kecamatan Sidayu.
Tidak hanya menampilkan inovasi, Untag Surabaya juga menghadirkan 390 siswa SMAN 1 Sidayu untuk mengikuti Talk Show "Remaja Cerdas Antinarkoba" . Prof. Slamet menilai, pembangunan masyarakat harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter generasi muda.
Baca Juga : Untag Surabaya Tanamkan Semangat Berkarya dan Jauhi Narkoba
"Dengan mengundang siswa-siswa dari SMAN 1 Sidayu, kami ingin mengajak mereka untuk selalu berpikir dan bertindak positif demi mempersiapkan masa depan dengan tidak menyentuh maupun mengonsumsi narkoba," ujarnya.
Dalam talk show tersebut, dosen Psikologi Untag Surabaya Yuriadi, S.Psi., M.A., Ph.D., menekankan bahwa ketangguhan mental menjadi benteng utama bagi remaja dalam menghadapi berbagai tekanan sosial.
"Remaja harus menjadi remaja yang tangguh," katanya.
Baca Juga : Mahasiswa Untag Surabaya Ubah Limbah Cair Kerupuk Ikan Menjadi Pupuk Organik Cair
Dosen Fakultas Kedokteran Untag Surabaya dr. Adinda Istantina, Sp.KJ., mengingatkan bahwa peredaran narkoba terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
"Banyak inovasi yang dilakukan oleh penjahat narkoba sehingga remaja harus bisa mawas diri," ujarnya.
Sementara itu, Penyuluh Narkoba BNN Provinsi Jawa Timur Stafrine Jeanife Adelaine Bernadus, S.Psi., mengungkapkan bahwa para pelaku menggunakan beragam cara untuk menjerat korbannya.
"Banyak modus yang digunakan oleh penjahat-penjahat narkoba. Ketika seseorang sudah terjerumus dan kehabisan uang, mereka bisa melakukan pencurian atau tindak kriminal lainnya. Karena itu, remaja harus mampu menjaga dirinya sendiri dari berbagai godaan narkoba," jelasnya.
Melalui perpaduan pameran inovasi, pelatihan, dan edukasi antinarkoba, Untag Surabaya menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kegiatan di desa, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran yang menghubungkan perguruan tinggi, masyarakat, dan generasi muda dalam satu ekosistem pemberdayaan.
Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.
URL : https://portaltiga.com/baca-15104-untag-ajak-hasil-pengabdian-jadi-ruang-belajar-masyarakat