Mengapa Kentut Baunya Menyengat Ini Penjelasannya

Portaltiga.com - Anda pasti pernah mencium bau kentut yang sangat menyengat. Bisa jadi itu kentut Anda sendiri atau kentut orang lain. Bagaimana pun kentut adalah fungsi tubuh yang pasti semua orang lakukan. Secara rata-rata, kita memproduksi setengah liter gas kentut setiap hari. Jika semua hal berjalan dengan baik, maka gas kentut ini akan keluar lebih dari 15 kali sehari. Tapi akui saja, ada masa di mana Anda pasti mengeluarkan gas ini lebih dari jumlah rata-rata per hari. Kenapa demikian? Dr Patricia Raymond, dokter dan anggota di American College of Gastroenterology mengungkapkan kepada Refinery 29, kenapa ada hari-hari di mana kita mengeluarkan lebih banyak gas dibanding hari lainnya. Semua orang pasti mengeluarkan kentut, dengan rata-rata 5-15 kali sehari. Alasan kentut adalah karena itu kebutuhan fisiologis manusia. Kita harus mengeluarkan semua gas dalam usus yang menumpuk karena hasil mencerna makanan. Dilansir dari laman Mirror, gas ini terdapat di sepanjang saluran pencernaan, yang meliputi perut, usus kecil, usus besar, dan rektum. Gas juga secara otomatis terakumulasi akibat menelan angin saat mengunyah atau berbicara. Penumpukan gas itu juga bisa disebabkan oleh bakteri yang terakumulasi di dalam usus dan karbohidrat yang tidak dicerna dengan benar. Berikut ini adalah alasan kenapa kita bisa mengeluarkan gas lebih banyak dari biasanya. 1. Naik pesawat Pernahkah Anda menyadari bagaimana Anda mudah sekali kentut ketika berada di pesawat? Ada alasan di balik ini. Penelitian menunjukkan bahwa ketinggian menyebabkan gas di dalam tubuh melebar. Akibatnya, hal ini memicu perut kembung. 2. Mengonsumsi makanan sehat Tidak semua makanan yang kita makan dapat dicerna. Apapun yang tidak diproses oleh usus kecil akan disalurkan ke usus besar, di mana makanan itu akan menjadi gas. Sayangnya, bau yang dikeluarkan oleh kentut berasal dari makanan yang paling sehat. Buah, sayuran, biji-bijian, semuanya menciptakan bau. Bawang, brokoli, kol, dan tauge mengandung karbohidrat yang disebut dengan raffinose, yang tidak bisa dicerna oleh perut dan usus kecil. 3. Terlau banyak air Ada dua sumber dari kentut. Satu adalah gas yang diproduksi oleh usus besar. Satunya lagi adalah udara yang tertelan, yang mencari jalan melalui saluran cerna. Berita baiknya, jika Anda menelan terlalu banyak angin, kentut yang merupakan produk aslinya cenderung tidak berbau, dibandingkan kentut tak berbunyi tapi beraroma mematikan. Gas itu disebut dengan 'aerophagia' dan disebabkan oleh cara makan yang sangat cepat, mengunyah permen karet atau banyak minum minuman berkarbonasi. 4. Penyerapan Ketika kentut mengeluarkan bau tidak sedap, itu bisa disebabkan oleh tubuh yang tengah mengalami masalah penyerapan nutrisi tertentu. Kita bereaksi berbeda terhadap berbagai tipe makanan, tapi masalah yang paling sering dialami oleh orang adalah gula dari karbohidrat diikuti dengan laktosa. 5. Masalah lebih serius Kuantitas dan kualitas kentut bisa berbeda-beda dari hari ke hari. Tapi, Raymond mengatakan, kondisi yang terus menerus terjadi, gas atau kembung yang diikuti dengan sakit atau gejala lain seperti diare atau konstipasi perlu untuk dikonsultasikan ke dokter. Kentut yang berlebihan dan sangat bau bisa menjadi gejala kondisi medis seperti sindrom iritasi usus dan penyakit celiac. (vci/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru