Jembatan Suroboyo Kecewakan Masyarakat, Risma Cuek


 

Portaltiga.com:Pasca diresmikan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Sabtu (9/7), Jembatan Suroboyo ramai dikunjungi masyarakat Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Madura. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah itu merasa penasaran dengan jembatan yang diklaim masuk dalam 10 besar jembatan terbaik dunia itu.

Namun, alangkah terkejutnya ketika ribuan pengunjung sudah tiba di lokasi. Bukannya takjub, justru kekecewaan yang mereka dapatkan. Sebab, sinar laser dan wahana air mancur yang bisa berjoget atau menari-nari itu di sekitar Jembatan Suroboyo itu tidak hidup alias mati.

Tarian air mancur yang dinantikan tak kunjung terlihat. Yang nampak hanya lampu menyala di sepanjang jembatan Suroboyo. Tarian air mancur baru muncul setelah menunggu lebih dari satu jam.

"Wah, datang jauh-jauh kesini cuma melihat jembatan saja. Mana air mancur yang katanya bisa menari-nari itu," kata Sri Tanjung, warga Keputran Pasar Kecil yang berkunjung ke jembatan Suroboyo bersama suami dan putra-putrinya.

Rasa penasaran ibu tiga anak itu baru sirna setelah air mancur yang dinantikan itu keluar satu jam dari kedatangannya di jembatan Suroboyo. Sementara, kilauan cahaya sinar laser ditengah jembatan Suroboyo tetap tidak menyala.

Yang lebih mengecewakan lagi, tidak sampai satu jam air mancur menari-nari, mati lagi. Bersamaan dengan itu, lampu penerangan jembatan Surabaya dihidupkan. "Owalah cuma sebentar ta," keluhnya.

Menanggapi kekecewaan masyarakat tersebut, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengaku air mancur yang berada di Jembatan Suroboyo di kawasan Kenjeran tidak nyala setiap malam karena tingginya biaya sehingga harus ada pola pada pengaturannya.

"Air mancur akan menyala dan menari setiap Sabtu malam. Setiap Sabtu malam minggu akan menari dan dinyalakan untuk umum," ujarnya ketika ditemui wartawan di sela Halalbihalal bersama Gubernur Jatim Soekarwo di Kantor Gubernur Jatim, Selasa (12/7).

Setiap Sabtu malam, menurutnya, atraksi air mancur menari akan dimulai tepat pukul 20.00 WIB dan dinyalakan selama satu jam. Kenapa jam 8 malam? Ini agar warga dari luar daerah bisa menginap di Surabaya.

"Saya memang menerima informasi banyaknya warga kecewa karena air mancur yang belum menyala usai diresmikannya Jembatan Suroboyo pada Sabtu (9/7) malam. Karena itulah nanti dibuka setiap Sabtu malam Minggu untuk umum dan gratis," tuturnya. (Bmw)            

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru