Breeding Ikan Cupang Sebagai Solusi Kecanduan Gadged Pada Anak

Portaltiga.com - Bagi beberapa masyarakat Indonesia tentu sudah familiar dengan ikan Cupang. Ikan ini adalah jenis ikan air tawar yang memiliki habitat di beberapa negara asia seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, Vietnam, Thailand dan Singapura. Ikan ini dikenal sebagai ikan petarung yang memiliki karakter agresif dalam melindungi daerahnya. Selain karakter ikan ini juga memiliki keindahan bentuk dan warna. Harga per ekornya dibandrol mulai dari 15.000 rupiah hingga ratusan juta, tergantung keunikan warna dan bentuknya. Gibson adalah salah satu penghobi yang kembali menggeluti dunia Ikan Cupang. Awalnya ia bermain Ikan Cupang saat SD hingga SMP. "Saya main ikan Cupang ini dulu sejak saya SD hingga SMP. Baru berkurang dan hilang saat SMA. Dulu seneng dari bentuk unik sama warnanya sih mas, ada yang mirip ikan koi. Sekarang saya terarik menggeluti hobi ini karena ajakan teman dan potensi bisnisnya," ucap Gibson saat ditemui portaltiga.com, Kamis(24/5/18). Kini Gibson memiliki 30 ekor ikan Cupang Hias dan Cupang Tarung dan beberapa diantaranya indukan pilihan untuk project breedingnya. Ia mengakui memelihara Ikan Cupang memiliki tantangan tersendiri dimana harus sering melihat perkembangannya dan memilih kualitas air yang menjadi tempat Ikan ini, karena kualitas air bisa mempengaruhi daya tahan tubuhnya. "Biasanya yang agak sulit itu waktu nguras mas, air penggantinya harus bagus. Bebas bau dan kaporit, kalo milih air bisa berdampak pada daya tahan ikan" tambahnya. Kedepannya Gibson berharap hob yang digelutinya bisa berkembang dan menjadi usaha sampingannya. Selain itu ia ingin budaya memelihara ikan cupang bisa diperkenalkan kepada anak-anak kecil di Indonesia, untuk mengurangi ketergantungan akan gadged dan melatih kemandirian serta tanggung jawab. (doy/tea)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru