Banser Jatim Diinstruksikan Copoti Spanduk Bernada Makar

Portaltiga.com - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) diinstruksikan untuk mencopoti seluruh spanduk yang dinilai bernada makar dan mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Kami instruksikan kepada semua Banser se-Jatim agar tegas mencopoti spanduk-spanduk yang mengganggu konstitusi bangsa," kata Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Mutawakil Alallah di sela peringatan Hari Lahir NU ke-93 di Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Minggu (24/4). Saat ini, menurutnya, banyak spanduk terpasang di beberapa titik Kota Surabaya dan sejumlah daerah di Jatim lainnya yang mengancam keutuhan NKRI dan memecah kesatuan berbangsa. Spanduk tersebut mengusung tema khilafah bertentangan dengan aspek keagamaan, khususnya di Indonesia. "Tidak bisa hal itu direalisasikan di zaman sekarang. Itu sudah sangat keterlaluan dan tidak ada kaitannya dengan hak asasi manusia (HAM) karena sebagai warga Negara Indonesia wajib hukumnya menjaga konstitusi NKRI," jelasnya. Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong ini khawatir jika spanduk itu dibiarkan, maka semakin menimbulkan preseden buruk bagi siapa saja, khususnya kedaulatan NKRI. "Khawatirnya kalau dibiarkan akan bertindak lebih untuk mengubah konstitusi dalam pemikiran maupun gerakan dan sebagainya. Kita harus bertindak dini dan tegas," ucapnya. Instruksi pencopotan juga disertai sejumlah prosedur yang harus ditaati, antara lain poster atau spanduk yang isinya bernada anti NKRI, anti Pancasila, mendukung khilafah, dan memecah belah keutuhan NKRI. "Sebelum dicopot, foto dulu dan catat tempat spanduk tersebut serta jam pencopotan. Spanduk yang sudah dicopot untuk dilipat dengan baik dan selanjutnya serahkan kepada Satpol PP atau kepolisian," ucapnya. Pihaknya juga mempersilakan bagi instansi atau organasasi tertentu yang tidak terima spanduknya dicopot oleh Banser untuk menemuinya dan berkomunikasi di Kantor PWNU Jatim. "Silakan datang kemari dan mari dibahas bersama. Spanduk semacam itu jelas menginjak harga diri bangsa, dan saya yakin langkah ini didukung Pemprov Jatim, TNI, Polri maupun siapapun anak bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme," ujarnya. (Bmw)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru