Megawati Gembleng Kader di Surabaya, Hasto Optimistis PDIP Menang Pileg dan Pilgub di Jatim

Portaltiga.com - Jawa Timur memiliki nilai historis dan geopolitik yang sangat krusial bagi partai berlogo banteng moncong putih tersebut. Jawa Timur dinilai bukan sekadar wilayah elektoral biasa, melainkan tanah kelahiran pemikiran-pemikiran besar bangsa.

Inilah yang membuat Ketua Umum Megawati Soekarno Putri turun dan memberikan pembekalan secara langsung kepada kader-kader PDI Perjuangan (PDIP) Jatim kali ini.

Penegasan ini dikatakan Sekertaris Jendral (Sekjen) PDIP Hasto Kristianto usai mengikuti konsolidasi internal DPD PDIP Jatim, yang diikuti pengurus DPD PDIP Jatim, pengurus 38 DPC PDIP Kota/Kabupaten se Jatim, anggota Fraksi PDIP DPRRI dari Jatim, Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim dan DPRD Kota Kabupaten di Jatim serta seluruh Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Walikota di Jatim dari PDIP, di Vasa Hotel, Minggu (23/8/2026).

Menurut Hasto, dalam konsolidasi yang berlangsung tertutup tadi, Ketua Umum menekankan agar kader di Jatim menjadikan Surabaya sebagai 'dapur nasionalisme' serta meneladani rekam jejak sejarah Proklamator di Surabaya, Blitar, dan Mojokerto.

Ketua Umum juga agar kader-kader muda meneladani Bung Karno yang menempa diri menjadi pemimpin sejak usia 15 tahun dari kalangan rakyat biasa.

"Meneladani pemikiran Bung Karno untuk membangun intellectual leadership dan dialektika pemikiran untuk merumuskan arah masa depan bangsa," ujar Hasto.

Hasto juga mengatakan Ketua Umum juga meminta agar semua kader untuk turun ke akar rumput apalagi dengan kondisi saat ini menghadapi tantangan moneter, fiskal, sektor riil, dan lapangan kerja.

"Ibu meminta agar kader harus banyak turum membersamai masyarakat dengan memperkuat komunikasi sambil menjalankan fungsi rekrutmen dan kaderisasi partai," ucapnya.

Baca Juga : Said Abdullah Tegaskan PDIP Jatim Siap Menang dan Rebut Kursi Gubernur 2029

Kader lanjut Hasto juga diminta mengobarkan spirit gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan sosial, terutama dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam.

"Ibu Mega mengingatkan bahwa Bung Karno lahir di Surabaya, tumbuh di Mojokerto, dan dimakamkan di Blitar. Dari gemblengan Haji Oemar Said Tjokroaminoto di Surabaya, Bung Karno menegaskan bahwa Surabaya adalah 'dapur nasionalisme'. Ini pelajaran amat penting bagi generasi muda," tegas Hasto.

Sementara itu terkait Pilkada Gubernur dan kesiapan mesin partai menuju kemanangan di Jatim dalam Pemilu mendatang, Hasto menegaskan bahwa pihaknya optimistis akan meraih hasil yang diinginkan di Pemilu mendatang.

Baca Juga : Lawan Desukarnoisasi di Era TikTok, Pesan Kuat PDIP Surabaya di Peringatan Haul Bung Karno

Apalagi lanjutnya PDIP memiliki modal kepemimpinan yang sangat kuat dari jajaran kepala daerah hingga legislatif di Jawa Timur.

"Kami punya 12 kepala daerah dan sekitar 19 anggota DPR RI dari Jawa Timur. PDIP punya banyak success story. Seperti Bu Tri Rismaharini yang direkrut dari ASN, digembleng kepemimpinannya, sukses dua periode di Surabaya, hingga dipercaya menjadi Mensos," jelasnya.

Hasto menambahkan bahwa PDIP terus melakukan grooming atau penggemblengan terhadap kader-kader potensial untuk maju dalam bursa Gubernur maupun Kepala Daerah di Jawa Timur.

"Pesan Ibu Mega, pintu partai dipastikan terbuka lebar bagi anak-anak muda yang memiliki jiwa dan integritas seperti para pendiri bangsa, untuk bersama PDIP," pungkas Hasto.

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru