PT Jamkrida Jatim Realisasikan Penjaminan Kredit UMKM Rp4,05 Triliun di Semester I

Portaltiga.com - Jargon Optimis Jatim Bangkit khususnya di bidang perekonomian nampaknya perlu kerja keras seluruh stakeholder terkait. Utamanya melalui kebijakan nyata dari Pemprov Jatim untuk mewujudkan kebangkitan ekonomi tersebut.  

Sebagaimana diketahui potensi besar yang dimiliki Jatim untuk kebangkitan ekonomi adalah di sektor UMKM. Sebab ada sekitar 9 juta lebih UMKM yang ada di Jatim sehingga mampu berkontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim hingga 57,8 persen.

Sayangnya, kendala akses permodalan dari perbankan bagi pelaku UMKM belum berjalan maksimal. Bahkan, PT Jamkrida Jatim salah satu BUMD milik Pemprov Jatim yang ditugasi menjembatani pelaku UMKM bisa mengakses kredit lunak dari perbankkan kurang disupport Pemprov Jatim

Padahal jika PT Jamkrida lebih dimaksimalkan tentu kebangkitan ekonomi Jatim akan semakin cepat terwujud karena akan semakin banyak UMKM yang mendapat kucuran modal dari perbankan sudah bekerjasama dengan PT Jamkrida Jatim.

Dirut PT Jamkrida Jatim Untung Heri Sukariyanto mengatakan bahwa hingga Mei 2023, pihaknya telah merealisasikan penjaminan kredit bagi UMKM sebesar Rp4,05 triliun. 

"Dari jumlah tersebut ada sekitar 196.577 unit UMKM penerima kredit dengan besaran kisaran Rp40 juta hingga Rp45 juta per UMKM dari perbankan yang sudah menjalin kerja sama dengan PT Jamkrida jatim," kata Untung, Selasa (25/7/2023).

Sedangkan target tahun 2023, kata  Untung, PT Jamkrida Jatim akan memberikan penjaminan kredit  (ospending) kepada pelaku UMKM totalnya sebesar Rp8 triliun. 

"Itu sesuai ketentuan dari OJK karena modal dasar kita hanya sebesar Rp.180 miliar. Semakin besar modal yang dimiliki PT Jamkrida maka ospendingnya juga akan semakin besar," ungkap alumnus Unibra Malang ini.

Untung mengakui semakin banyak UMKM yang mampu dijamin untuk menerima kredit perbankan tentu akan semakin membuka lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat meningkat. 

"Kalau rata-rata dari 196.577 UMKM penerima kredit itu memiliki 3 karyawan maka sudah ada 589.731 tenaga kerja yang terserap. Inilah peran nyata PT Jamkrida dalam membantu UMKM di Jatim," ungkapnya. 

Ia berharap PT Jamkrida Jatim mendapat suntikan modal agar bisa setara dengan  PT Jamkrida DKI Jakarta yang ospendingnya bisa mencapai Rp.40 triliun sehingga bisa bersaing dengan perusahaan kompetitor dan semakin banyak potensi pasar penjaminan kredit yang bisa difasilitasi PT Jamkrida.

"Kalau PT Jamkrida DKI Jakarta modalnya sudah mencapai Rp400 miliar sehingga kapasitas ospendingnya bisa mencapai Rp40 triliun. Idealnya sih PT Jamkrida Jatim bisa setara sebab potensi UMKM nya sangat banyak," dalih Untung Heri Sukariyanto.

Pertimbangan lainnya, lanjut Untung, PT Jamkrida Jatim juga sudah menyiapkan SDM sesuai dengan kompetensi yang disyaratkan OJK maupun melakukan pembenahan organisasi bisnisnya berbasis digital.

"Dari sisi internal kita sudah siap, tinggal penyertaan modal Pemprov Jatim siap atau tidak untuk menambah modal dasar PT Jamkrida," pungkas dia.

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru