PT Kalbe Farma Tbk, Kampanyekan Gerakan Lawan Diabetes   

  Portaltiga.com-Dalam rangka memerangi prevalensi penyakit Diabetes di Indonesia, PT Kalbe Farma Tbk bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan menggalang Gerakan Indonesia Lawan Diabetes. Kampanye ini sejalan dengan visi dan misi PT Kalbe Farma Tbk untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady, mengatakan, bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, PT Kalbe Farma melakukan gerakan melawan diabetes. Kementrian Kesehatan yang dalam hal ini fokus kepada penyandang Diabetes di Indonesia, saling bahu membahu dalam menggalang Gerakan Indonesia Lawan Diabetes,ujarnya, dalam siaran pers yang diterima redaksi portaltiga.com, Rabu (14/09/16). Ia menjelaskan, mengutip data Riskesdas 2007 dan 2013, menunjukkan adanya peningkatan prevalensi Diabetes dari 5,7% menjadi 6,9% atau sekitar 9,1 juta jiwa. Hal ini sesuai dengan estimasi International Diabetes Federation (IDF) 2015, bahwa penyandang Diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 10 juta jiwa. Mengacu pada data tersebut, jika Indonesia tidak melakukan intervensi, diperkirakan pada tahun 2040, penyandang Diabetes akan mencapai 16,2 juta jiwa.Diabetes sendiri saat ini sudah menjadi penyakit pembunuh nomor 3 di Indonesia (6,7%) merujuk pada data Sample Registration Survey (SRS) 2014, melebihi penyakit menular seperti Tuberkulosis, Malaria dan Diare. Untuk itu PT Kalbe Farma konsen terhadapa gerakan melawan diabetes di Indonesia.kata Irawati. Sementara itu, Direktur Kalbe Nutritionals,  Ongkie Tedjasurja, mengatakan, Indonesia Lawan Diabetes merupakan program kemitraan antara PT Kalbe Farma Tbk dengan Kementrian Kesehatan, berupa seminar edukasi Diabetes baik kepada masyarakat awam maupun tenaga medis, serta ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam 50.000 aksi #IndonesiaLawanDiabetes. Dengan mengangkat temaPost Meal Glucose Management (manajemen lonjakan gula setelah makan), seminar edukasi tenaga medis akan diadakan di 5 kota besar di Indonesia dengan mengutamakan dokter umum, ahli gizi, perawat dan apoteker.Sementara edukasi untuk awam akan berjalan di lebih dari 43 kota di seluruh Indonesia.Seminar ini juga mengangkat topik obesitas sebagai faktor risiko yang bisa menyebabkan Diabetes, karena kegemukan dan obesitas digabungkan dengan kurangnya aktivitas fisik, berkontribusi terbesar terhadap penyakit Diabetes secara global.katanya. Berdasarkan data WHO tahun 2014, tambah Ongkie, 90% dari perkiraan 422 juta penyandang Diabetes di seluruh dunia, menderita Diabetes tipe 2 yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Ongkie menambahkan, PT Kalbe Farma Tbk, sebagai perusahaan di bidang kesehatan yang konsisten berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,melansir aplikasi digital Diabetes Solution Center dengan 4 fitur yaitu Diabetes Diary, yang mampu melakukan monitoring kadar gula darah yang dilengkapi fitur pengingat dan alarm; Ask the Expert yaitu konsultasi online dengan ahli Diabetes;Tips and Information seputar Diabetes; Delivery Service untuk kenyamanan berbelanja yang lebih praktis dengan layanan antar 1x24 jam serta menerima manfaat sebagai anggota Kalbe Family. Aplikasi ini dapat diunduh di play store maupun application store pada smart phoneatau diakses lewat www.diabetessolution.co.id.PT Kalbe Farma Tbkdan Kementrian Kesehatan, bersama-sama melakukan sosialisasi penggunaan applikasi ini baik kepada praktisi medis maupun masyarakat pada umumnya.ungkapnya. (Trish)  

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru