Kejurnas Finswimming POSSI Jatim 2019 Meningkat Tajam

Portaltiga.com - Sekitar 711 peserta dari 12 provinsi, 37 kabupaten dan kota mengikuti Kejuaraan Nasional Finswimming antar kabupaten/kota se-Indonesia 2019 memperebutkan Piala Gubernur Jatim di Kolam Renang Dispora Jatim, 16-17 November 2019 yang diadakan Pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien mengaku sempat ada rasa khawatir dengan kejuaraan tahun ini setelah Pra PON lalu yang hanya diikuti 683 peserta, namun setelah melihat animo peserta yang meningkat hingga 711 peserta yang sudah mendaftar menjadi lega. "Sebetulnya di awal kami sempat khawatir setelah kami menggelar Pra-PON (di Jatim) lalu, jangan-jangan peserta akan menurun karena malas datang lagi ke Jatim. Ternyata antusiasme kali ini luar biasa dan jumlahnya meningkat tajam," kata Mirza Muttaqien, Jumat (15/11/2019). Mirza melanjutkan Kejurnas Finswimming tahun ini melombakan lebih dari 20 nomor yang terbagi di beberapa kelompok umur. Kelompok Senior A umur 18 tahun ke atas, Junior B umur 16-17 tahun, Junior C umur 14-15 tahun, Junior D umur 12-13 tahun, Junior E umur 10-11 tahun dan Junior F umur 9 tahun ke bawah. "Total ada 21 nomor yang dilombakan, ada tambahan nomor estafet mix. Nomor estafet mix ini belum kita perlombakan sebelumnya tapi nomor ini sudah sering diperlombakan di ajang Asia, bahkan dunia. Dengan alasan itu kita melombakan nomor estafet ini," ujarnya. Tidak hanya itu, Mirza menambahkan, dalam kejuaraan ini Jatim akan menurunkan tim Puslatda sebagai ajang mematangkan persiapan atlet sebelum turun di PON XX 2020 Papua. "Kita turunkan atlet Puslatda untuk tes persiapan PON XX 2020 di Papua mendatang. Kejurnas ini sangat krusial bagi atlet untuk mengukur kemapuan," jelas Dirut PT JGU itu. Mirza menambahkan yang spesial dari ajang kejurnas Finswimming tahun 2019 selain estafet Mix, rencananya kejurnas yang memasuki tahun keenam ini akan diikuti oleh satu atlet paralimpian asal Cirebon. "Ada satu atlet paralimpian ikut, tapi karena tidak ada nomor paralimpian, jadi dia ikut nomor yang ada. Harapan kami bisa memberi semangat bahwa atlet paralimpian juga bisa selam. Kalau sudah bisa syukur-syukur bisa dipertandingkan di ajang paralimpik," kata pengusaha asal Surabaya itu. (tbk/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru