Portaltiga.com – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memperkenalkan kiprah mahasiswa dalam membangun masyarakat kepada 390 siswa SMAN 1 Sidayu melalui rangkaian Pameran Hasil Pemberdayaan Masyarakat dan Talk Show "Remaja Cerdas Antinarkoba" di Dani Sport Center, Sidayu, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untag Surabaya itu dirancang agar para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana mahasiswa mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua LPPM Untag Surabaya, Prof. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA., CTA., mengatakan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengenalkan budaya akademik yang berorientasi pada solusi bagi masyarakat.
"Dengan pameran hasil pemberdayaan ini, kami menunjukkan bagaimana mahasiswa Untag Surabaya adalah insan yang cerdas, inovatif, kreatif, dan solutif," ujarnya.
Menurut Prof. Slamet, perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga melahirkan inovasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"LPPM Untag Surabaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa mampu memberikan inovasi teknologi, pelatihan, dan pemanfaatan potensi lokal untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia berharap pengalaman melihat langsung hasil karya mahasiswa dapat menjadi inspirasi bagi para pelajar dalam menentukan cita-cita dan masa depan.
"Dengan mengundang siswa-siswa dari SMAN 1 Sidayu, kami ingin mengajak mereka untuk selalu berpikir dan bertindak positif demi mempersiapkan masa depan dengan tidak menyentuh maupun mengonsumsi narkoba," tambahnya.
Selama mengunjungi area pameran, para siswa melihat berbagai hasil program pemberdayaan yang dilaksanakan mahasiswa dan dosen Untag Surabaya di 29 desa, meliputi 16 desa di Kecamatan Bungah dan 13 desa di Kecamatan Sidayu. Luaran yang dipamerkan terdiri atas 145 teknologi tepat guna, lebih dari 70 buku model pelatihan, serta lebih dari 70 produk berbasis potensi lokal.
Baca Juga : Mahasiswa Untag Surabaya Ubah Limbah Cair Kerupuk Ikan Menjadi Pupuk Organik Cair
Program-program tersebut merupakan hasil penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan produk lokal, hingga kegiatan patriotisme dan sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa.
Setelah mengunjungi pameran, para siswa mengikuti Talk Show "Remaja Cerdas Antinarkoba" yang menghadirkan dosen Psikologi Untag Surabaya Yuriadi, S.Psi., M.A., Ph.D., dosen Fakultas Kedokteran Untag Surabaya dr. Adinda Istantina, Sp.KJ., serta Penyuluh Narkoba BNN Provinsi Jawa Timur Stafrine Jeanife Adelaine Bernadus, S.Psi.
Yuriadi mengajak para pelajar membangun karakter yang kuat agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.
"Remaja harus menjadi remaja yang tangguh," ujarnya.
Baca Juga : Untag Surabaya Ajarkan Tata kelola Keuangan untuk Aparatur Desa di Gresik
Sementara itu, dr. Adinda mengingatkan bahwa pelaku peredaran narkoba terus mengembangkan berbagai cara baru untuk menjaring korbannya.
"Banyak inovasi yang dilakukan oleh penjahat narkoba sehingga remaja harus bisa mawas diri," katanya.
Stafrine menambahkan bahwa remaja harus memahami berbagai modus yang digunakan pelaku peredaran narkoba.
"Banyak modus yang digunakan oleh penjahat-penjahat narkoba. Remaja harus mampu menjaga dirinya sendiri dari godaan narkoba karena penyalahgunaan narkoba juga berkaitan dengan berbagai tindak kejahatan lainnya," ujarnya.
Melalui perpaduan pameran inovasi dan edukasi antinarkoba, Untag Surabaya ingin menanamkan pemahaman bahwa masa depan generasi muda dibangun melalui pendidikan, kreativitas, kepedulian terhadap masyarakat, dan keberanian menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.