Belajar Bermakna dan Asyik dengan Melukis ala SD Muhammadiyah 18 Surabaya

Kegiatan pembelajaran melukis pada jam pelajaran SBDP oleh Roni Handoko, S.Sn.M. (Foto: Ist)

Portaltiga.com - Kegiatan pembelajaran di beberapa sekolah sudah menerapkan kurikulum baru, yaitu Kurikulum Merdeka. Termasuk di SD Muhammadiyah 18. Pembelajaran dikemas dengan fleksibel sehingga guru bisa leluasa mengajar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.

Guru bebas menentukan kegiatan pembelajarannya, salah satunya guru seni budaya di SD Muhammadiyah 18 Surabaya Roni Handoko, S.Sn.M. sudah mulai menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi siswanya pelajaran SBDP, Rabu (8/3/2023).

Roni Handoko berpendapat di era implementasi Kurikulum Merdeka ini guru perlu menanamkan pengalaman belajar khususnya untuk siswa kelas 3,4,5 dan 6.

"Dalam teori ada ide atau gagasan namun belum tentu siswa dapat melakukannya secara langsung. Tetapi teori bisa didepatkan juga melalui praktik. Sehingga lebih baik dilakukan praktek yang bisa membuat siswa mendapatkan teori dan bisa mengimplementasikanya secara langsung," jelasnya.

Pembelajaran seni budaya yang dilakukan di kelas 3, 4, 5, dan 6 saat ini yaitu seni melukis, yang tentu saja perlu kegiatan praktik melukis untuk mengekspresikan kreatifitas siswa. Siswa diarahkan terlebih dahulu untuk mengenal seni rupa khususnya seni murni yaitu seni lukis selama dua jam tatap muka.

Sebuah lukisan harus dapat menerjemahkan apa yang ada dalam obyeknya, dengan memperhatikan corak, gaya, teknik, bahan dan alat pada karya. Obyek dari seni Lukis juga beragam seperti manusia, flora, fauna, alam dan bentuk motif dekoratif geometris atau non-geometris.

Melukis juga harus memperhatikan langkah-langkah yang baik, supaya bisa menghasilkan lukisan yang terbaik juga. Langkah-langkah dalam melukis yaitu :

Baca Juga : Siswa SD Muhammadiyah 18 Ini Langganan Juara Lomba Mewarnai

1. Menentukan ide atau gagasan
Hal ini bisa dilakukan dengan cara melihat obyek disekitar, melihat buku atau bisa juga mengembangkan imajinasi yang ada di fikiran kita
2. Mulai membuat sketsa
Setelah menentukan gagasan, kita bisa mulai membuat sketsa gambar dengan prototipe
3. Menentukan alat dan bahan
Alat dan bahan yang digunakan masing-masing pelukis berbeda.Bahan dan alat yang digunakan sesuai dengan perasaan dan keinginan melukis saat itu untuk mencurahkan isi hati dan perasaan ke dalam sebuah lukisan.
4. Menentukan teknik

Roni Handoko, S.Sn.M menyampaikan banyak teknik melukis yang bisa dilakukan oleh siswa. Ada teknik basah yaitu mengencerkan cat minyak terlebih dahulu, Teknik kering dengan cara menorehkan cat langsung menggunakan kuas yang kering atau bisa menggunakan teknik campuran basah dan kering.

Baca Juga : SD Muhammadiyah 18 Surabaya Rayakan Milad ke-49

Penerapan pembelajaran bermakna dan asyik dengan melukis ini mampu meningkatkan semangat dan daya tarik siswa dalam belajar lewat lukisan.

"Saya senang hari ini pembelajaranya melukis dengan membawa kanvas dan cat air. Ustaz Roni juga meminta kami menentukan sendiri tema yang akan saya gambar, saya memilih menggambar gunung karena sedang kangen dengan suasana desa yang bisa melihat gunung," jelas Muhammad Irzaldy Farellio El Akbar salah satu siswa kelas 5 Bimasakti.

Kegiatan bermakna ini diharapkan bisa dilakukan di semua pembelajaran, sehingga siswa memiliki daya tarik dan lebih semangat dalam belajar. (Rizka Dwi Darmawan)

 

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru