Launching Panggung Virtual Karantivi Tampilkan 4 Musisi

Portaltiga.com – Masih dalam suasana perayaan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19, publik langsung disuguhi pertunjukan musik virtual lewat karantivi.com.

Panggung musik virtual ini akan mengudara pertama kali pada tanggal 27 Mei 2020. Diniatkan sebagai upaya bangkit dari ambruknya ekosistem seni pertunjukan di masa pandemi dengan meminjam semangat kemenangan yang tumbuh berbarengan saat merayakan Lebaran.

Panggung musik virtual perdana karantivi.com (Rabu, 27 Mei 2020) akan dimeriahkan oleh 4 musisi, yaitu Freedom Clan, Heavy Monster, Silampukau, dan Rio Sidik.

Hari pertama dibuka pada pukul 16.30 WIB. Publik tidak hanya dapat menikmati sajian pertunjukan musik dari musisi kesayangan, tetapi juga mendapatkan insight dari tokoh atau kolektif seni yang bisa diakses melalui podcast di sela-sela pertunjukan musik.

BACA JUGAMenelisik Kekuatan Lirik Silampukau. Bermusik adalah Kutukan #3-habis

Publik bisa berkontribusi untuk menyaksikan panggung musik virtual di karantivi.com dengan membeli tiket sebesar Rp 15.000/hari melalui e-banking (bekerja sama dengan Midtrans payment gateway).

Publik bisa membeli tiket sejak tanggal 24 Mei 2020 dan memilih sesi pertunjukan yang ingin dinikmati.

“Praktik transaksi berbayar ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dan strategi untuk menciptakan sistem berkelanjutan yang mandiri sekaligus ingin menunjukkan apresiasi terhadap pekerja seni lewat praktik kesetaraan dalam trabsaksi,” kata Radyo Wicaksono, media relations karantivi.com, Senin (25/5/2020).

BACA JUGA: Wonka And Friend Band Indie Jambi Yang Merakyat Dengan Musik Reage

Ditambahkan, karantivi.com merupakan suatu usaha dari para pekerja seni untuk menghadirkan pertunjukan
seni (musik, pada awalnya) yang bisa diakses secara virtual.

‘Kami berharap bahwa platform ini nantinya menjadi ruang yang menyediakan kesempatan bagi para pekerja seni yang menolak
menyerah meski digulung oleh keadaan sebab tak bisa menggelar pertunjukan,” tegas Radyo. (abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »