Headline News

2016, Pendapatan PDAM Surya Sembada Surabaya Capai Rp 600 Milyar

19/12/2016
202 Views

Portaltiga.com-Sepanjang tahun 2016 bisnis air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya menunjukkan peningkatkan yang positif dibanding tahun-tahun sebelumnya. Indikasi ini terlihat dari pendapatan PDAM Surya Sembada sepanjang tahun ini mencapai Rp 600 milyar rupiah, naik 20% dibanding tahun 2015 lalu.

Sekretaris Perusahaan PDAM Surya Sembada, M.Iqbal, mengatakan, sepanjang tahun 2016 ini pendapatan dari bisnis air bersih PDAM mencapai Rp 600 milyar atau melebihi dari target perusahaan.

“Pendapatan bisnis di tahun ini melebihi dari target, yang pasti omset tahun ini meningkat 20% dibanding tahun 2015. Peningkatan ini karena bertambahnya pelanggan PDAM Surya Sembada yang memasang sambungan rumah untuk air PDAM.”ujarnya, kepada wartawan di sela Media Ghatering dan Refleksi Akhir Tahun Kinerja PDAM Surya Sembada Surabaya, di International Cultur Center Pandaan-Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (18/12/16).

Ia menjelaskan, saat ini total pelanggan PDAM Surya Sembada sudah mencapai 547.072 Sambungan Rumah (SR) dengan cakupan layanan mencapai 95,48% dari total penduduk Kota Surabaya. “Sampai akhir Desember ini kita targetkan pelanggan bisa terealisasi 550.000 SR.”katanya.

Untuk proyeksi bisnis di tahun 2017, jelas Iqbal, PDAM Surya Sembada memprediksi pendapatan bisa naik 5% seiring dengan meningkatkatnya jumlah pelanggan dalam pemerataan akses air bersih bagi warga Kota Surabaya. Sesuai program Pemkot Surabaya dimana warga Kota Surabaya 100% harus sudah teraliri air bersih, maka perusahaan air minum milik Pemkot Surabaya ini terus melakukan ekspansi pipanisasi ke seluruh kampung kampung yang belum teraliri air dari PDAM Surya Sembada.

“Hanya saja untuk ekspansi pipa air kita masih terkendala oleh lahan pemukiman yang ditempat warga, terutama yang tinggal di bantaran-bantaran kali. Namun, perlahan kita pastikan di tahun depan aliran PDAM sudah merata di seluruh rumah warga Kota Surabaya.”kata Iqbal.

Sementara itu saat ditanya apakah di tahun depan ada kenaikan tarif PDAM, Iqbal menjelaskan, pihaknya memang di tahun 2017 berencana akan menaikan tarif air PDAM. Karena selama 11 tahun, sejak tahun 2006, tariff air PDAM tak pernah naik. Padahal, biaya operasional dari tahun ke tahun mengalami peningkatan secara signifikan. PDAM sendiri, kata Iqbal, melakukan subsidi kepada pelanggannya tetapi bukan dari dana APBN/APBD khususnya pelanggan di segmen rumah sangat sederhana, rumah sederhana, dan rumah menengah.

“Saat ini perusahaan masih melakukan kajian untuk menaikkan tari air yang sesuai dan tepat karena sejak tahun 2006 PDAM Surabaya tidak pernah menaikkan tarif, sehingga sedikit mempengaruhi pertumbuhan pendapatan setiap tahunnya.”jelasnya.

Seperti diketahui, terang Iqbal, Harga Pokok Produksi (HPP) PDAM Surya Sembada yakni Rp 2.100/meter kubik, tetapi tarif yang dikenakan untuk rumah-rumah sederhana ini hanya Rp 350/meter kubik. Akibat murahnya tarif tersebut, tingkat konsumsi air bersih warga tergolong tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia.

“Selain menaikan tarif, kita juga akan menambah pemasangan Master Meter yaitu, program sambungan air berbasis komunitas melalui satu meter induk yang kita targetkan bisa terpasang 50 master meter di tahu 2017. Untuk saat ini Master Meter yang kita pasang baru 25 Master Meter. Pemasangan Master Meter ini khusus untuk wilayah yang sulit dijangkau pipa-pipa PDAM.”ungkapnya. (Trish)

 

 

 

Leave A Comment