portaltiga.com
Headline Umum

Waspadai Potensi Gelombang Tiga Covid-19 Akhir Tahun 2021

Portaltiga.com – Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memprediksi ancaman gelombang tiga virus corona (Covid-19) yang kemungkinan besar bisa terjadi di Desember 2021. Salah satunya dipicu oleh ancaman dari sejumlah varian baru mutasi virus SARS-CoV-2.

Dicky menilai, potensi lonjakan kasus Covid-19 tak hanya terkait aktivitas Natal dan Tahun baru (Nataru). Relaksasi dari pemerintah yang juga mulai membuka akses masuk wisatawan mancanegara berpotensi besar membawa penularan baru varian covid-19.

“Kalau saya prediksinya akhir Desember atau awal Januari itu ada potensi gelombang tiga. Penyebabnya ya selain mobilitas warga yang mulai meningkat sebelum Nataru, kemudian ditambah varian Delta yang belum selesai lho ini, dan juga varian baru lain,” kata Dicky dilansir CNN, Rabu (13/10/2021).

Dicky menyebut, sejumlah negara saat ini tengah mengawasi pergerakan dan sebaran varian MU dan C.1.2 lantaran dinilai sejumlah negara memiliki tingkat penularan dan keparahan gejala klinis yang cukup tinggi.

Pun varian Delta yang saat ini sudah menjadi penularan lokal menurutnya harus menjadi perhatian khusus pemerintah. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan mencatat sudah ada ribuan variant of concern (VoC) di Indonesia. Rinciannya 3.114 kasus varian Delta, 65 kasus varian Alfa, dan 22 kasus varian Beta.

“Dari awal saya katakan ada dua varian baru yang kita harus waspadai yaitu MU dan C.1.2. Varian MU diduga mendekati setidaknya sama dengan Delta dalam kecepatan menginfeksi. Data 2-3 hari terakhir varian MU juga bisa mendominasi Delta di Ekuador, berarti ini kan serius,” jelasnya.

Selain itu, Dicky juga menilai capaian vaksinasi di Indonesia masih rendah. Per 12 Oktober pukul 18.00 WIB baru 58.720.535 orang dari sasaran 208.265.720 orang yang baru menerima vaksinasi lengkap. Artinya, baru 28,20 persen warga yang sudah mendapatkan proteksi lengkap dari pemberian vaksin.

Adapun dengan berjalannya waktu, Dicky menyebut daya imunitas yang dimiliki warga baik melalui antibodi alamiah melalui infeksi maupun melalui vaksinasi akan semakin menurun. Dengan kondisi itu, maka penularan Covid-19 akan kembali mudah terjadi secara masif di tengah relaksasi pada mobilitas warga yang terjadi seperti saat ini.

“Ancaman gelombang ketiga ini sulit dihindari memang, meski kita tentu tidak berharap itu akan terjadi ya,” ujar Dicky.

Related posts

Dua Pekan Harus Mampu Turunkan Penyebaran Corona

admin

Polda Jatim Lakukan Tiga Penyelidikan Di Masa PPKM, Hasilnya Mengejutkan

admin

Muncul Klaster Sampoerna, Satgas Covid-19 Harus Waspadai Pabrik Lain

admin