Politika

Pakde Karwo Prediksi Hasil Quick Count Tak Jauh Beda Real Count

Baca Juga : AHY Tak Mau Insiden 894 Korban Jiwa Petugas Pemilu 2019 Terulang

Portaltiga.com - Hasil quick count atau hitung cepat Pemilihan Presiden dari sejumlah lembaga survei langsung ditanggapi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo. Mantan Gubernur Jatim yang dikenal ada hubungan baik dengan Presiden Jokowi ini memprediksi hasil akhir Pilpres tidak jauh dengan quick count. Pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini mengatakan dalam pengalaman data empirik selama ini, quick count itu tidak terlalu jauh dengan hasil akhir. Karena Metodologinya sudah ada dan sudah berulang kali diuji coba dalam setiap pemilihan. Saya mengapreasi model-model seperti ini bagus. Saya kira quick count ini adalah suatu teknologi yang bagus meski keputusan terakhir tetap di KPU, ujar Soekarwo, saat memantau hasil hitung cepat di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Rabu malam (17/4/2019). Menurutnya, Perolehan Jokowi-Ma'ruf di Jatim pada Pemilu 2019 ini naik dari pada 2014 lalu. Sebab hasil itu adalah ungkapan masyarakat Jawa Timur yang dulu masih floating mass atau belum menentukan pilihan, kini menentukan pilihannya karena sudah merasakan manfaat. Saya kira (suara Jokowi di Jawa Timur) naik, ucapnya. Bagaimanapun, kata Pakde Karwo, selain karena urusan non politik masyarakat itu pasti kemudian merasakan adanya kepuasan. Ada kepuasaan masyarakat terhadap kinerja Pak Jokowi itu tidak bisa dipisahkan, sebutnya. Sebab yang namanya floating mass atau swing voters ditentukan kemudian pilihan terakhirnya pada manfaat di dalam kehidupannya. Orang biasa berpikir, ada apa tidak manfaatnya, Teori pembangunan yang dirasakan adalah kepuasaan terhadap kinerja. Karena dia pengen lima tahun ke depan manfaat itu diteruskan, urainya. Lantas apa kemenangan Jokowi berdampak bagi Demokrat? Soekarwo mengaku belum berpikir sampai sejauh itu. Karena saat ini Demokrat tetap kerja sendiri. Kita memang fokus di Jatim sesuai arahan DPP pada pemilu legislatif. Karena alat kelengkapan partai sebagai kepanjangan tangan partai adalah fraksi. Sehingga pertambahan kursi, terangnya. Caleg-caleg dari Partai Demokrat Jawa Timur juga cukup beragam dalam bersikap di pilpres. Menyesuaikan local wisdom yang ada di daerah-daerah. Untuk diketahui sejumlah lembaga survei sudah merilis hasil hitung cepat. Dengan jumlah kemenangan Jokowi-Makruf sekitar 54% dan Prabowo-Sandi 46%. Sedangkan di survei quick count. (abd/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait