portaltiga.com
Intermezzo

Omzet Pedagang Sayur yang Diremehkan Calon Mertua

Pedagang sayuran melayani calon pembeli di Pasar Tradisional, Cikurubuk, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (5/8). Pasca Lebaran harga komuditas sayuran di Tasikmalaya berangsur turun setelah mengalami kenaikan saat Lebaran. Cabe merah dari harga Rp 25.000 manjadi Rp 20.000 per kilogram, bawang merah Rp 25.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram, tomat Rp 10.000 menjadi Rp 6.000 per kilogram. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ss/mes/14

Portaltiga.com – Pedagang sayur bernama Rosvita belum lama ini viral setelah mengungkap pengalamannya yang sempat disepelekan oleh mantan calon mertua (camer) karena profesinya itu. Padahal omzetnya jauh lebih tinggi dari upah minimum rata-rata (UMR) DKI Jakarta.

Video itu memperlihatkan Rosvita bersama dagangan sayur-mayurnya sambil mengungkap isi percakapan mantan calon mertuanya kala itu. Katanya ibu dari orang tua pacarnya tersebut memintanya jangan mengganggu sang anak karena mengharapkan calon menantu yang berprofesi sebagai PNS, bukan tukang sayur.

“Maaf ya Bu, saya bukan calon mantu idaman yg berseragam,” begitu tulisnya di keterangan video yang viral di akun TikTok @_virgo52, dikutip wolipop, Ahad (17/10/2021).

Meski dipandang rendah karena pekerjaan, tampaknya Rosvita tidak menyesal dan bisa membuktikan bahwa dari jualan sayur pun bisa sukses. Dalam video disebutkan bahwa dalam sehari dia bisa menyisihkan Rp700.000 untuk ditabung. Jika ditotal, pendapatannya bukan tidak mungkin jauh lebih besar dari pegawai berseragam.

Baca Juga: Komisi B Tolak Rencana Kenaikan Pajak Final 1 Persen

“Apalah daya yang cuma bisa nyicil tabungan Rp 700 ribu per hari,” tulisnya.

Ketika dikonfirmasi, Rosvita mengaku jika dia awalnya memang pedagang sayur kecil-kecilan. Tapi usahanya kemudian berkembang hingga memiliki omzet yang besar.

“Sekarang alhamdulillah sudah berkembang dan saya jualan tiap hari dengan menyewa ruko,” ujarnya.

Video itu mendapat banyak komentar oleh para netizen yang memberi dukungan pada Rosvita. Mereka juga setuju bahwa penghasilan tukang sayur tidak berarti lebih rendah daripada pekerja kantoran.

“Kagak tau ya si emak, kang sayur bisa nabung 500 sehari, sebulan 15 juta mak, lah pns 4 juta sebulan,” katanya.

“Pernah jadi teller dan yang tabungannya banyak itu ya kang sayur, kang ayam, kang daging, kang cabe. Jelas beda sama yang berseragam, beda duitnya,” tulis netizen.

Wanita yang berdomisili dan berjualan di kawasan Bekasi Timur itu pun mengaku sudah tidak punya hubungan dengan pria itu dan ibunya. “Dia sudah menikah dan dapat istri honorer,” kata Rosvita. (dtc/abi)

Foto: ilustrasi (ist)

Related posts

Jokowi Prediksi Pekerjaan Ini Punah Tergantikan Teknologi

admin

Sempat Ditutup, Pasar Keputran Utara Beroperasi Dengan Protokol Kesehatan Ketat

admin

Pasar Keputran Ditutup, John Tamrun: Harga Sayur Mayur Semakin Melonjak

admin