Headline

Ngongkel Sak Tekane Bersama Komet

Baca Juga : GosuGamers Bareng GRID Jangkau Komunitas Game yang Belum Terjamah

Portaltiga.com - Komunitas Onthel Metatu (Komet) merupakan komunitas sepeda tua yang menolak punah. Komunitas yang baru berdiri di tanggal 20 Oktober 2019 ini memiliki anggota sekitar 82 orang. Meski masih baru seumur jagung, komunitas ini sering berkomunikasi dengan komunitas sejenis di Gresik. Sebelum pandemi sering kali mengikuti even di Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo bahkan Kediri. "Kami pernah mendapat penghargaan peserta terbanyak dari even di Kediri," terang M. Khoirudin, salah satu anggota Berbekal iuran sukarela, Komet selalu kompak dan solid dalam berkegiatan. Hal ini terbukti di masa sebelum pandemi, komunitas ini rutin setiap minggu pagi bersepeda bersama anggotanya. "Rutin kami bersepeda bersama mulai dari Mojokerto, Lamongan dan sekitaran Gresik," ungkap andik sisawanto, Ketua Komet Menurut Andik Siswanto, komunitas ini berawal dari anggota yang ingin memiliki sepeda tua. Sampai pinjam kepadanya. Berawal dari situ ia juga membeli sepeda, dan banyak yang mengikuti sehingga ia mewadahinya di Komet. baca juga : Arumi Bachsin doyan kripik gedang asal Jember "Berawal dari pembelian sepeda yang belum layak pakai, kemudian dibenahi bersama, sehingga banyak yang ikut membeli, sehingga tercipta wadah ini," tambah Andik pangilan akrabnya Di sisi kegiatan rutin, komunitas yang bersekretariat di Jalan Raya Metatu ini, juga ketika ada anggota yang sakit. Muncul solidaritas hntuk menjengguk. Bahkan anggota pernah mendapatkan order perakitan dan servis sepeda tua, sehingga memberikan pemasukan bagi anggotanya. "Kami berharap bisa berdampak secara ekonomi dan anggota tetap kompak dan solid, sesuai motto Komet, seduluran saklawase, ngongkel sak tekane," pungkasnya. (had/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait