portaltiga.com
Politika

Gagasan La Nyalla Satukan Langkah 38 Kab/Kota Untuk Memakmurkan Jatim

Portaltiga.com – Ketua Umum Kadin Jawa Timur (Jatim) La Nyalla Mattalitti tak pernah berhenti memberikan gagasan cemerlang dalam membawa Jatim makmur melalui pembangunan yang berkeadilan sosial dan mengentas kemiskinan. Gagasan itu akan terwujud dengan satu kunci. Yakni, menyatukan langkah antara Gubernur dengan 29 bupati dan 9 wali kota di Jatim.

Gagasan La Nyalla tersebut, muncul setelah melihat salah satu tugas gubernur melakukan fungsi koordinasi dengan bupati dan wali kota di wilayahnya. Karena itu, gubernur diberi kewenangan untuk melakukan supervisi, terhadap rencana program dan rencana anggaran kabupaten kota.

“Fungsi supervisi inilah yang harus dioptimalkan. Untuk memastikan percepatan menuju Jatim makmur,” ujar La Nyalla dalam siaran persnya kepada porfaltiga.com, Ahad (19/11/2017).

Menurutnya, semua orientasi kebijakan harus disatukan menuju kemakmuran warga Jatin. Ke depan, jangan lagi melihat adanya problem yang muncul akibat kebijakan yang berbeda, antar kabupaten atau kota di Jatim. “Harus tidak ada lagi hambatan teritorial akibat kebijakan yang berbeda-beda,” tegasnya.

Sebagai ilustrasi, La Nyalla mencontohkan industri migas di Bojonegoro. Harus didukung Bupati Tuban untuk sektor hilirnya. Baik perizinan pipanisasi, maupun kepelabuhanan migas. Tanpa itu, yang terjadi justru hambatan ekonomi dan buruknya iklim dunia usaha.

“Kita harus punya mindset bahwa provinsi ini ibarat kapal dagang atau ruang pameran. Di mana di dalamnya terdapat stan-stan yang terintegrasi dan ditata sistematis agar menarik atau memudahkan pengunjung pameran,” kata bakal calon gubernur (bacagub) Jatim ini.

Hal itu, lanjutnya, tidak bisa dicapai apabila tidak ada dirijen yang kuat untuk memadupadankan irama yang dihasilkan. Bila itu sudah terjadi, perlahan tapi pasti Jatim akan melesat meninggalkan provinsi-provinsi lain dalam tingkat kemakmuran penduduknya.

Gubernur harus mengetahui secara detil persoalan masing-masing daerah. Jika perlu, harus lebih banyak waktu diluangkan untuk berada di kabupaten/kota. Semua kekuatan yang dimiliki oleh provinsi harus diarahkan untuk penguatan ekonomi kab/kota. Karena sejatinya di situlah fungsi dan peran pemerintah provinsi dalam menyejahterakan rakyatnya.

“Mengubah mindset bupati dan wali kota untuk mulai menggunakan pendekatan government entrepreneur mutlak dilakukan. Karena tantangan ke depan akan semakin sulit,” jelasnya.

Jika tidak dilakukan perubahan yang fundamental, La Nyalla khawatir tidak akan pernah mampu mewujudkan Jatim makmur. Yang terjadi hanyalah government as usual. “Asal sudah duduk sebagai kepala daerah, lakukan seperti sediakala, apa adanya. Tiba-tiba sudah lima tahun,” ucapnya.(bmw/abi)

Related posts

Pilgub Jatim 2018, La Nyalla Siap Jalankan Tugas Prabowo

admin

Resmikan Pabrik Cerutu, La Nyalla Minta Daerah Kompak Tingkatkan Kemudahan Berusaha

admin

Temui Presiden, Ketua DPD Sampaikan Hasil Kunker

admin